15 Racun Dalam Rokok

09 Juni 2012 06:38:53 Diperbarui: 25 Juni 2015 04:12:36 Dibaca : Komentar : Nilai :

1. Urea :
zat yang terdapat dalam air seni, yang bergunz untuk tinta, cat, pupuk dan banyak lagi. Urea juga terdapat pada rokok

2. Cinnamaldehyde :
mengapa anjing dan kucing tidak merokok ? sebab, rokok mengandung cinnamaldehyde, bahan yang ada di racun anjing dan kucing

3. Toluene :
bensin bermanfaat untuk menjalankan mobil, manusia tidak minum bensin, sebab bensin jelas beracun. Salah stau zatnya bernama toluene, yang juga terdapat pada dinamit dan rokok

4. Geraniol :
geraniol adalah zat aktif dalam pestisida, zat mematikan ini juga ada dalam rokok

5. Formalin :
bahan ini biasa digunakan untuk mengawetkan kodok, kupu-kupu, berjenis-jenis serangga, hingga jenazah. Formalin ini juga ada dalam rokok.


6. Sodium Hidroksida :
yang pernah menggunakan penghilang bulu ketek atau kaki yang murahan niscaya didera panas dan perih. Dalam obat itu terkandung sodium hdroksida. Zat ini tertanam pula pada rokok.

7. Asam Asetik :
Pembersih lantai mengandung asam asetik. Rokok juga tak mau kalah

8. Naptalin :
bola-bola pewangi pakaian mengandung zat beracun zat naptalin

9. Asetanisol :
Parfum mengandung zat kimia asetanisol. Dimana lagi zat ini ada ya ? Ya ada dalam rokok

10. Hidrogen Sianida :
Racun tikus dapat membunuh karena ada kandungan hidrogen sianida. Rokok juga mengandung bahan ini juga

11. Hidrasin :
Persamaan pesawat bermesin roket dan dan rokok adalah sama-sama mengandung hidrasin. Pada roket, hidrasin terkandung dalam bahan bakarnya

12. Aseton :
aseton kita kenal sebagai cairan penghilang kuteks. Zat kimia berbahaya ini juga terdapat pada rokok

13. Kadmium :
baterai berguna untuk menjalankan berbagai jenis mainan. Tapi Anda bisa bergerak tanpa baterai. Kadmium adalah zat beracun yang terdapat pada baterai, juga bersemayam di rokok

14. Metanol :
seorang bekas mata-mata Rusia memebunuh dengan cara langka, yaitu menggunaka isotop radiokatif Polonium-210. Zat ini juga terdapat pada rokok

15. Polonium 210 :
seorang bekas mata-mata Rusia memebunuh dengan cara langka, yaitu menggunaka isotop radiokatif Polonium-210. Zat ini juga terdapat pada rokok

Septa Susanti Lubis

/pinky210992

Mahasiswa Untirta (Konsentrasi Humas)
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.
Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana

Featured Article