Jilbab Fatin Shidqia dan Pelestarian Budaya Bangsa

07 April 2013 15:30:10 Diperbarui: 24 Juni 2015 15:34:40 Dibaca : Komentar : Nilai :
Jilbab Fatin Shidqia dan Pelestarian Budaya Bangsa
13653192581743387440

Baru-baru ini, salah seorang Ketua MUI Pusat, yang membidangi Seni Budaya, KH Cholil Ridwan, menyarankan salah seorang penyanyi berbakat Fatin Shidqia Lubis, untuk tetap istiqomah memakai Jilbab.

Muncul berbagai tanggapan, dari yang pro dan kontra. Pihak yang kontra mengatakan, anjuran itu keliru, karena Jilbab adalah budaya asing. Jilbab Fatin menurut mereka adalah Jilbab dari tanah Arab.

Benarkah demikian ?

Mari kita perhatikan, bagaimana sebenarnya Jilbab yang biasa dipakai oleh wanita-wanita arab.
1365319687845223233
1365319687845223233
Sementara Jilbab yang dipakai oleh Fatin, sangat jauh berbeda, hal tersebut bisa kita lihat, melalui foto berikut :
1365322630721472572
1365322630721472572
13653786191043678983
13653786191043678983
Bahkan didalam salah satu penampilannya, pakaian yang digunakan Fatin, ada kemiripan dengan busana yang digunakan Sultana Kerajaan Samudra Pasai, 500 tahun yang lalu, yakni Sultana Seri Ratu Nihrasyiah Rawangsa Khadiyu...
1365321396308307396
1365321396308307396
Sumber Foto : Fatin Shidqia dan Sejarah Jilbab Nusantara Dengan demikian, apa yang dianjurkan oleh KH. Cholil Ridwan, bukan saja berkaitan dengan syariat Islam, namun pada hakekatnya juga merupakan bentuk ajakan untuk mempertahankan peninggalan budaya bangsa. WaLlahu a’lamu bishshawab
KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.
FOKUS TOPIK KOMPASIANAA
Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana

Featured Article