Pengertian Bakat & Tes Bakat

22 Juni 2011 07:11:53 Diperbarui: 26 Juni 2015 04:17:15 Dibaca : Komentar : Nilai :

PENGERTIAN BAKAT & TES BAKAT


( PSIKOLOGI )


Oleh : Immanuel Sembiring




Bakat (Inggris) è “aptitude” atau “talent”



· Kapasitas seseorang untuk menguasai suatu pengetahuan khusus (dengan latihan), ketrampilan atau serangkaian respon yang terorganisisir.



Contoh :


1. Kemampuan berbicara bahasa inggris


2. Kemampuan musical


3. Kemampuan mengerjakan tugas-tugas mekanik



· Kemampuan yang lebih menonjol atau istimewa daripada yang lain


( mudah & komunikatif )



Contoh :


1. Lili mempunyai bakat bahasa inggris, ia senang bahasa tersebut serta sangat cepat & mudah mempelajarinya sehingga cakap baik lisan maupun tertulis, disekolahpun nilainya tertinggi.



Dalam genetika manusia anak mewarisi gen” orang tuanya atau nenek moyangnya, sebab bakat tidak selalu menurun langsung


tetapi dapat berselang generasi.



Sesuai dengan prinsip perbedaan individual maka tiap anak akan mempunyai bakat sendiri” (pembawaan) dan bakat tidak sama dengan kecerdasan, tetapi kecerdasan menjadi dasar untuk berkembangnya bakat.



Dengan kata lain : Kecerdasan dipandang sebagai factor umum


Bakat merupakan factor khusus







Bakat seseorang dapat diukur dengan TES BAKAT.


Oki tes bakat adalah tes yang dirancang untuk mengukur kemampuan potensial seseorang dalam satu jenis aktivitas khusus & dalam rentang tertentu.



Tes bakat :


1. Tes kamampuan khusus


2. Tes perbedaan individual


3. Tes yang terpisah ( separated tes )


4. Tes kekuatan kemampuan ( power ability tes)


5. Differential aptitude testing



Bakat merupakan salah stu wujud dari kemampuan manusia yang sangat menonjol dibandingkan kemampuan” lainnya. Perkembangannya dipengaruhi factor internal & eksternal (lingkungan).



Contoh : Factor kematangan fisik


Factor biologis


Peningkatan kualitas ketrampilan fisik



Kematangan juga terjadi dalam segi mental psikologis, artinya ; Semakin orang tersebut dapat mencapai kematangan fisik & mental maka bakatnya juga akan mengalami perkembangan



Contoh :


Bakat menyanyi seorang gadis kecil, semakin bertambah umur, bertambah besar badan, plus pengaruh pendidikan serta pengalaman maka bakat menyanyinya juga akan berkembang.



Lingkungan & pengalaman juga mempengaruhi perkembangan bakat seseorang, seperti ;



Contoh :


Daerah” tertentu yang banyak menghasilkan bahan” kayu untuk patung/ukiran, maka bakat memahat/mengukir juga akan berkembang.







BEBERAPA MACAM TES BAKAT



1. DAT


Differential Aptitude Test



Merupakan salah satu seri tes yang paling banyak di pakai dalam bidang pendidikan & Vokasional (pekerjaan). Pertama kali terbit tahun 1947, 1963 & 1973 Penyusunnya : G. Bennett, H.G. Seashore


A.G. Wesman dari USA



Dasar Teori :


Memakai teori klp factor kecerdasaan model PMA at kemampuan mental primer dari Thurstone.



Sub tes-nya ada 8 macam, masing” dapat berdiri sendiri sehingga dapat dipakai secara terpisah.


1. VR – verbal reasoning


2. NA – numerical ability


3. AR – abstract reasoning


4. CSA – clerical speed & accuracy


5. MR – mechanical reasoning


6. Space relations


7. Language usage I – spelling ability


8. Language usage II – grammar ability



Seri tes pada DAT berupa tes bakat atau power test kecuali sub clerical speed & accuracy.



2. GATB


General Aptitude Test Battery



Dikembangkan oleh The United State Employment Services ( USES ) tahun 1947 & 1968, bimbingan kerja karyawan.



Mencakup 12 tes yang menghasilkan 9 faktor yaitu :



1. G – general learning ability


Kosa kata, penalaran aritmatika, ruang 3 dimensi



2. V – verbal aptitude


Kosa kata, memilih 2 kata yang mempunyai arti sama/berlawanan.



3. N – numerical aptitude


Komputasi (perhitungan) & penalaran aritmatika



4. S – spatial aptitude


Kemampuan memahami gambar 2 dimensi yang mewakili objek 3 dimensi atau visualisasi pengaruh gerakan dalam 3 dimensi.



5. P – form perception


Mencocokan gambar alat” yang identik serta bentuk” geometric



6. Q – clerical perception


Mirip dengan P tetapi menuntut mencocokan nama



7. K – motor coordination


Membuat tanda tertentu menggunakan pensil pada sederet bujur sangkar.



8. F – finger dexterity


Memasang keeling & membongkar cincin/mur



9. M – manual dexterity


Memindah & membalikkan pasak” kecil dalam papan




12 Macam sub tesnya adalah :



1. Tes perbandingan nama (name comparison)


2. Tes komputasi (perhit)


3. Tes tiga dimensi (three dimentional space)


4. Tes perbendaharaan kata (vocabulary)


5. Tes memasangkan alat (tool matching)


6. Tes arithmatik


7. Tes memasangkan bentuk (form matching)


8. Tes membuat tanda (mark making)


9. Tes meletakkan (place test)


10. Tes membalik (turn test)


11. Tes merakit (assemble)


12. Tes mengurai (dissemble)




12 sub tes diatas dibagi lagi dalam 2 kelompok tes :


1. No 1 s/d 8 adalah tes verbal atau tes paper & pensil yang mana penyajiaanya harus urut


2. No 9 s/d 12 adalah tes perform atau non paper & pencil test yang dapat diberikan sesudah/sebelum tes verbal.




3. FACT


Flanagan Aptitude Classification Test



Diciptakan J.C. Flanagan (USA) Mengukur kecakapan kerja, Membantu menentukan kemampuan kerja yang dimiliki.




Mencakup 14 atau 16 sub tes yang terdiri dari :


1. Tes inspeksi


Mengukur kemampuan melihat kekurangan pada gambar objek/serangkaian artikel.


2. Tes coding


Mengukur kecepatan & ketepatan dalam pemberian kode atas informasi khusus perkantoran


4. Tes memory


Mengukur kemampuan mengingat/menyebutkan kode yang sudah di berikan


5. Tes assembly


Mengukur kemampuan melihat sejumlah objek yang terpisah”


6. Tes skala


Mengukur kecepatan & ketepatan dalam membaca skala, grafik, peta


7. Tes koordinasi


Mengukur kemampuan koordinasi gerakan tangan & lengan


8. Tes judgement & comprehension


Mengukur kemampuan membaca dengan pemahaman, penalaran serta mengambil keputusan secara tepat dalam situasi praktis.


9. Tes aritmatika


Mengukur kecakapan berhitung + - : /


10. Tes pola


Mengukur kemampuan membuat pola” sederhana secara tepat & teliti


11. Tes table


Mengukur kemampuan membaca table secara tepat & akurat


12. Tes komponen


Mengukur kemampuan untuk mengidentifikasi bagian” dari suatu komponen


13. Tes mekanik


Mengukur kemampuan memahami prinsip” mekanik & menganilis gerakanya.


14. Tes ekspresi


Mengukur kemampuan komunikasi ide” dalam tulisan & percakapan


15. Tes kecerdikan


Mengukur kemampuan untuk berkreasi dalam mengamati suatu masalah


16. Tes kesiagaan


Mengukur kemampuan untuk menguasai situasi & mengambil tindakan yang diperlukan.




Tes FACT juga dapat dipakai untuk mengatur penempatan subjek pada pekerjaan atau jabatan tertentu seperti :


a. Akuntan … subtes 2, 3,8, 9 & 12


b. Insinyur/arsitek … subtes 5, 6, 8, 10, 11, & 13


c. Juru rawat … subtes 3, 6, 8


d. Pilot … subtes 1, 5, 6, 7, 8, 11, 13


e. Psikolog … subtes 8 & 14.




1. SKALA MINAT


( KUDER PREFERENCE RECORD )



Edisi I th 1939, II 1948


Melihat kecenderungan subjek terhadap suatu pekerjaan


(mengungkap 10 bidang pekerjaan)



1. Out door


Berkaitan dengan pekerjaan diluar (lapangan)



2. Mechanical


Berkaitan dengan pekerjaan yang menggunakan mesin & alat



3. Computational


Berkaitan dengan pekerjaan yang menuntut kemampuan beroprasi dengan angka.


4. Scientific


Berkaitan dengan pekerjaan yang menuntut penemuan baru/pemecahan masalah.


5. Persuasive


Berkaitan dengan pekerjaan yang benyak melibatkan hubungan dengan orang.


6. Artistic


Berkaitan dengan pekerjaan yang menuntut kreativitas sendiri dengan menggunakan ketepatan pandangan mata.


7. Literary


Berkaitan dengan pekerjaan membaca & menulis


8. Musical


Berkaitan dengan pekerjaan yang menyangkut musik


9. Social service


Berkaitan dengan pekerjaan membantu orang


10.Clerical


Berkaitan dengan pekerjaan kantor yang menuntut ketelitian & ketepatan.




5. TKD


Tes Kemampuan Differensial



Suatu rangkaian tes yang dapat digunakan untuk seleksi calon karyawan maupun seleksi calon mahasiswa. Sebelum tahun 1981 populer dengan nama Tintum 69” ( Tes Intelegensi Umum tahun 1969 )



Tes ini disusun berdasarkan teori Multiple – factor dari Thurstone dengan menggunakan 7 kemampuan mental primer yang terdiri dari :



V verbal comprehension


W word fluency


N number


S space


M associative memory


P perceptual speed


I/R induction atau general reasoning



Namun di dasari pertimbangan praktis maka tes ini hanya mengukur 5 faktor saja yaitu :


V verbal comprehension


N number


S space


P perceptual speed


I/R induction atau general reasoning



Administrasi tes dilakukan secara klasikal


Waktu pelaksanaan 66 menit



Material tes terdiri dari :


1. buku persoalan


2. lembar jawaban


3. petunjuk praktis (manual)


4. kunci jawaban TKD



Mencakup 10 sub tes yang meliputi :







Persoalan




Nama Tes




Waktu




Jumlah






1


2


3


4


5


6


7


8


9



10




Comprehension


Information


Analogi verbal


Pernyataan


Arithmatika


Deret angka


Melengkapi kalimat


Mencari ketidak samaan


Menyusun potongan gambar


Membedakan antara 2 gambar




10


7


5


3


7


10


6


5


6



7




10


40


40


20


20


30


20


20


20



80






Nuel Sembiring

/nuelsembiring

Seorang Mahasiswa Jurusan S1 Psikologi di UPI YAI. Jakarta Pusat
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.