PILIHAN

No Texting While Talking

19 April 2017 22:56:26 Diperbarui: 19 April 2017 23:11:19 Dibaca : Komentar : Nilai : Durasi Baca :

Banyak kejadian membahayakan gara-gara chatting di gadget sambil menyetir. Ternyata bukan hanya itu saja gara-gara chatting di gadget sambil jalan juga berbahaya. Sebuah survei yang dilakukan TextPlus menyatakan bahwa sebesar 65% pengguna ponsel mengaku sering chatting ria di gadget ketika sedang berjalan kaki. Mereka yang berusia lebih muda ternyata lebih sering melakukannya. Sebesar 73% peserta survei usia 13-17 tahun chattingan saat berjalan kaki, sedangkan yang berusia 35-44 tahun hanya sekitar setengahnya saja. Hanya itukah bahayanya chatting di gadget sambil mengerjakan sesuatu? Ternyata, bukan hanya itu......

Texting sambil bicara dengan orang lain itu juga berbahaya. Begini contohnya : ada istri diajak ngobrol suaminya di saat santai di rumah, tapi si istri asyik dengan gadget nya. Mungkin kalau si suami suasana hatinya lagi tenang maka tidak akan terjadi apa-apa. Tapi kalau suasana hati suami lagi panas, banyak masalah di kantor, banyak pengeluaran yang membengkak, dan seribu masalah, maka saat lagi ngobrol dengan istri yang tujuannya untuk sekedar melepas lelah, eh melihat istrinya malah asyik dengan gadget nya berchatting ria, tentu saja membuat amarahnya naik sampai ke ubun-ubun. Dan ini kenyataan...sampai akhirnya karena sering melakukan hal tersebut berulang kali, keributanpun terjadi, maka akibatnya rumah tangga diujung tanduk.

Lalu bagaimana secara etika, texting sambil talking?

Tentu saja tidak sopan, tidak menghargai lawan bicara. Siapapun yang diajak bicara saat itu tentu saja menginginkan lawan bicaranya serius mendengarkan. “Lagi diajak bicara kok malah asyik chatting an”. Mungkin membalas whatsap yang masuk saat itu sangat penting sekali, tetapi ada caranya. Jika bisa ditunda, yah ditunda. Jika tidak bisa ditunda maka dengan sopan meminta izin pada lawan bicara kita. Kita pasti tidak mau diremehkan orang lain, maka....kitapun jangan meremehkan orang lain. Jika ingin dihormati, hormatilah orang lain.

KOMPASIANA ADALAH PLATFORM BLOG, SETIAP ARTIKEL MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

NILAI :

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana