Gayahidup

Ngobrol Yuk

6 September 2017   06:59 Diperbarui: 6 September 2017   07:01 188 1 0

Assalamualaikum,

Sudah umur 1 tahun kok belum bisa ngomong?

Sudah umur 11 bulan kok belum bisa ngomong?

Sudah bisa ngoceh apa saja umur 13 bulan?

Ketika beribu pertanyaan yang terlontar dari beberapa orang yang membuat hati seorang ibu cemas galau dan gundah. Itulah sebagian kegalauan seorang ibu yang memiliki anak yang sedang dalam masa pertumbuhan. Perlu diketahui bahwa anak memiliki kemampuan masing-masing. Ketika dalam masa pertumbuhannya mengalami hambatan, banyak faktor yang mempengaruhinya.

Seorang ahli mengatakan bahwa bahasa atau sastra dapat diciptakan oleh anak itu sendiri. Pakar Huck et al. (1987:16--17) menyatakan bahwa dalam sastra anak ada dua nilai mendasar yang dapat dipetik, yaitu adanya nilai personal (personal values)

dan nilai pendidikan (educational values). Dikatakan mempunyai nilai personal

apabila sastra anak mampu (1) memberikan kesenangan pada anak, (2)

menawarkan narasi sebagai cara bernalar, (3) mengembangkan daya imajinasi

anak, (4) memberikan keanekaragaman pengalaman, (5) mengembangkan

pandangan interpersonal (insight opinion) terhadap perilaku manusia, dan (6) dapat

menghadirkan pengalaman yang umum (universal). Dan, dikatakan mempunyai

nilai pendidikan karena sastra anak (1) mampu mengembangkan kepamampuan

berbahasa pada anak, (2) mampu mengembangkan kemampuan membaca, (3)

mampu mengembangkan bercerita, (4) mampu menunjang kemampuan menulis,

dan (5) dapat memperkenalkan khazanah sastra pada anak.

Ibu hanya butuh pendekatan yang intens kepada sang buah hati, karena komunikasi yang intens dapat merangsang pertumbuhan dalam komunikasi anak. Orangtua sangat dianjurkan untuk mengajak ngobrol dan bercerita kepada sang buah hati agar mereka memiliki keinginan untuk berkomunikasi dan interaksi. Catatan kepada seluruh orangtua, jangan pernah bosan untuk memberi pengetahuan baru kepada anak tentang apapun. Karena mungkin pengetahuan baru yang orangtua berikan belum berguna pada anak saat itu namun informasi yang dietrimanya akan tersimpan dalam memorinya dan ketika anak menginjak remaja akan teringat bahwa sesuatu itu pernah diberikan kepadanya sewaktu ia kecil.

Ketika anak mendengar sesuatu yang belum pernah ia dengar, orangtua wajib menjelaskan kepada anak agar anak mampu mengidentifikasi bunyi tersebut. Misalnya, hujan sedang turun dihalaman rumah. Orangtua wajib memberi tahu "itu suara hujan nak". Maka dia akan mengingat kalau suara hujan itu seperti ini.  Itulah tugas orangtua dalam menumbuhkan komunikasi anak. Jangan bosan-bosan untuk berkomunikasi dengan anak ya para orangtua. Nikmati masa-masa pertumbuhan mereka, karena anda hanya mampu menikmatinya kurang lebih hingga usia 7 tahun. So, berikan yang terbiak buat buah hati anda untuk menjadi generasi yang cerdas.

Wassalamualaikum.