Berqurban, Wajib 7 Orang untuk Seekor Sapi?

24 September 2013 12:26:53 Dibaca :

Sungguh ironis dikalangan umat sekarang ini, bagaimana tidak orang awam yang bertanya kepada ustadz pun mereka dapati jawaban yang tidak bisa dipertanggungjawabkan oleh sang ustadz.

Kira-kira seperti ini pertanyaan orang awam terkait dengan qurban, "Ustadz, apakah qurban urunan harus 7 orang?" Lalu sang ustadz pada umumnya menjawab seperti ini, "Qurban sapi urunan wajib 7 orang, tidak bisa kurang dari 7 orang dan tidak bisa lebih dari 7 orang." Bagi orang awam ya cukup ikut aja apa kata sang ustadz karena ketidak tahuannya mereka akan haditsnya.

Memang benar sahabat pernah berqurban seekor onta untuk 7 orang dan seekor sapi untuk 7 orang, akan tetapi tidak ada perintah atau suatu keharusan yang mewajibkan bahwa qurban seekor onta atau seekor sapi wajib 7 orang seperti jawaban rata-rata ustadz diluar sana.

Mungkin dengan dasar ini para ustadz menghukumi qurban onta atau sapi wajib 7 orang,

َوَعَنْ جَابِرِ بنِ عَبْدِ اَللَّهِ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: ( نَحَرْنَا مَعَ اَلنَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم عَامَ اَلْحُدَيْبِيَةِ: اَلْبَدَنَةَ عَنْ سَبْعَةٍ, وَالْبَقَرَةَ عَنْ سَبْعَةٍ )  رَوَاهُ مُسْلِم

Jabir Ibnu Abdullah berkata: "Kami pernah menyembelih (qurban) bersama Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam pada tahun Hudaibiyyah seekor onta untuk tujuh orang dan seekor sapi untuk tujuh orang." Hadits Riwayat Muslim.

Penjelasan hadits:
Jabir menceritakan bahwa ia pernah melaksanakan qurban seekor onta urunan 7 orang (diriwayat lain seekor onta untuk 10 orang) dan seekor sapi urunan 7 orang, akan tetapi beliau shallallahu 'alaihi wa sallam tidak memerintahkan atau mewajibkan bahwa untuk seekor onta wajib 7 orang dan seekor sapi wajib 7 orang.

Dengan kata lain, jika ingin berqurban urunan seekor onta atau seekor sapi mau urunan 7 orang atau lebih itu syah-syah aja asalkan diniatkan berqurban karena Allah ta'ala.

Seperti sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berikut ini:

َوَلَهُ: مِنْ حَدِيثِ عَائِشَةَ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهَا ( أَمَرَ بِكَبْشٍ أَقْرَنَ, يَطَأُ فِي سَوَادٍ, وَيَبْرُكُ فِي سَوَادٍ, وَيَنْظُرُ فِي سَوَادٍ لِيُضَحِّيَ بِهِ, فَقَالَ: اِشْحَذِي اَلْمُدْيَةَ , ثُمَّ أَخَذَهَا, فَأَضْجَعَهُ, ثُمَّ ذَبَحَهُ, وَقَالَ: بِسْمِ اَللَّهِ, اَللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنْ مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ, وَمِنْ أُمّةِ مُحَمَّدٍ )

Dari 'Aisyah Radliyallaahu 'anha bahwasanya beliau pernah menyuruh dibawakan dua ekor kambing kibas bertanduk yang kaki, perut, dan sekitar matanya berwarna hitam. Maka dibawakanlah hewan itu kepada beliau. Beliau bersabda kepada 'Aisyah: "Wahai 'Aisyah, ambillah pisau." Kemudian bersabda lagi: "Asahlah dengan batu." 'Aisyah melaksanakannya. Setelah itu beliau mengambil pisau dan kambing, lalu membaringkannya, dan menyembelihnya seraya berdoa: "Dengan nama Allah. Ya Allah, terimalah (qurban ini) dari Muhammad, keluargaku, dan umatku." Kemudian beliau berqurban dengannya.

Semoga bermanfaat bagi kita semua.

Muhammad Reyhan

/mr.reyhan

TERVERIFIKASI (HIJAU)

Mencari ilmu (agama) wajib bagi setiap muslim (muslim laki-laki dan perempuan), yang namanya kewajiban dosa kafarohnya jika tidak mau mencari ilmu agama
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?