HIGHLIGHT

Ayo Bermain Sambung Kata...!!

23 Oktober 2010 12:21:09 Dibaca :

Dalam melakukan pendekatan kepada siswa, oleh SMP tempat saya bekerja (saya bekerja di dua instansi, pagi di SMP dan siang di MTs), saya diberi kesempatan bertatap muka dengan siswa-siswa saya di kelas satu kali dalam seminggu. Memang, terkadang dengan waktu sedikit itu, saya meresa menjadi kurang dekat dengan anak-anak karena tidak setiap saat saya bertemu. Berbeda dengan guru bidang studi yang hampir tiap hari mereka bertatap muka dengan siswa-siswanya. Akhirnya, saya memutar otak untuk mencari cara supaya siswa-siswa saya merasa senang ketika saya masuk kelas.

Salah satunya dengan memberikan permainan yang sesuai dengan tugas perkembangan mereka sebagai siswa SMP. Seperti yang saya lakukan beberapa hari yang lalu ketika saya masuk ke kelas 8 dan memberikan permainan sambung kata.

Permainannya sangat mudah dan sudah banyak yang tahu tentang permainan ini. Saya membagi siswa saya dalam satu kelas menjadi 4 kelompok. Tiap kelompok saya tunjuk satu pemimpin dan saya memberikan sebuah kalimat yang agak panjang nantinya harus dia bisikkan ke salah satu temannya. Membisikkan bukan mengucapkan dengan keras sehingga teman yang lain bisa dengar. Dan temannya tadi membisikkan juga kalimat serupa ke teman yang lain, begitu seterusnya sampai pada siswa yang mendapatkan giliran paling akhir. Anggota yang paling akhir mendapat giliran, akan menyebutkan kalimat apa yang dia dengar dari teman sebelumnya. Dari situlah, saya bisa menilai apakah kalimat yang dia ucapkan itu salah atau benar.

Dan sesuai dengan perjanjian, saya memberikan hukuman kepada kelompok yang salah menjawab dan memberikan reward kepada kelompok yang benar menjawab. Dan saya juga akan memberikan hukuman kepada kelompok yang mengucapkan kalimatnya dengan keras sehingga terdengar teman yang lain, bukan malah membisikkannya. Bagi kelompok yang menang, jika dia melakukan kesalahan dalam permainan, maka akan saya jadikan kelompok kalah dan membatalkan kemenangannya.

Yang paling seru ketika ada permainan adalah ketika permainan itu sudah dimulai. Terlihat antusias pada siswa ketika permainan dimulai, karena siswa sudah tidak sabar menunggu gilirannya untuk membisiki kalimat yang saya berikan ke temannya dalam satu kelompok. Malah ketika ada temannya yang terlalu lama saling berbisik, mereka akan marah. Dari sinilah saya bisa menilai bagaimana kesabaran siswa ketika menerima sebuah tugas dari guru. Dan akan semakin seru ketika siswa sudah saling menyoraki temannya sehingga faktor inilah yang membuat siswa kehilangan konsentrasi.

Permainan ini akhirnya dimenangkan oleh dua kelompok yaitu kelompok satu dan kelompok tiga. Dan sungguh menyenangkan bagi siswa ketika tahu kalau kelompoknya memenangkan permainan. Tetapi, disetiap permainan pasti ada yang melakukan kesalahan. Kalau ada siswa yang tidak mendengarkan instruksi permainan dengan seksama, pasti dia akan kesulitan menjalankan permainan dengan benar atau dia akan melanggar peraturan permainan. Dan itu terjadi di salah satu kelompok yang menang, yaitu di kelompok satu.

Sebenarnya, jawaban yang disampaikan oleh peserta terakhir dalam kelompok satu benar tetapi karena kelompok satu tidak mematuhi peraturan permainan akhirnya saya beri hukuman kelompok satu dengan tidak menjadikan mereka kelompok yang menang dan memenangkan kelompok tiga sebagai pemenang tunggal. Nada kecewa terdengar dari siswa-siswa yang tergabung dalam kelompok satu tetapi saya tetap teguh pada pendirian saya bahwa kelompok yang tidak mematuhi peraturan akan saya beri hukuman yang sudah saya tentukan di awal permainan.

Permainan ini memang sederhana tapi memiliki banyak manfaat. Antara lain melatih anak untuk konsentrasi dengan tugas yang diterima, melatih sportifitas kelompok ketika bersaing dengan kelompok yang lain dan melatih kemampuan daya ingat anak.

Dengan banyak manfaat yang kita terima, mari kawan, kita bermain sepuasnya dengan anak-anak.

Miss Rochma

/miss.rochma

Semua orang yang saya kenal adalah orang yang luar biasa dalam pemikirannya sendiri. Tulisan saya dengan gaya bahasa yang berbeda? disini : http://www.mamaarkananta.blogspot.com
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?