marko brown
marko brown

aku hebat dan kuat

Selanjutnya

Tutup

TMMD ke-99 Membangun Desa Mewujudkan Perubahan

18 Juli 2017   06:13 Diperbarui: 18 Juli 2017   06:36 40 0 0

TNI Manunggal Membangun Desa dan banyak lagi sebutan TNI Manunggal yang disesuaikan dengan inti kegiatannya, sejak dilaksanakan pertama kalinya sampai sekarang sudah memasuki TMMD ke-99 dan telah mendorong masyarakat di pedesaan untuk menumbuhkan kesadaran dan partisipasi dalam membangun desanya guna mewujudkan kehidupan masyarakat yang dinamis, mandiri dan sejahtera.  Sebagai aparatur Negara,  TNI bersama Pemerintah Daerah dituntut untuk tidak menyurutkan niat dan tekad bersama untuk mendharmabaktikan pada tugas mulia melalui TMMD untuk tetap membangun demi masa depan bangsa Indonesia.  Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa yang melibatkan lintas instansi merupakan perwujudan komitmen bersama kepada rakyat yang sekaligus menjadi kewajiban dan tanggung jawab untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di pedesaan, yang hampir 80 persen penduduk negeri  ini tinggal di pedesaan. 

Program TMMD merupakan program lintas sektoral yang penyelengaraannya melibatkan unsur terkait secara terintegrasi serta sesuai dengan semangat dan konsepsi ekonomi daerah sebagai alternatif Pemda untuk mempercepat proses pembangunan, sebagai wujud kepedulian TNI terhadap kesulitan masyarakat yang berada di wilayah Kodim 1506/Namlea, maka kegiatan TMMD ke-98 sebagai bagian dari Bhakti TNI yang bertujuan untuk membantu Pemda dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan bersifat Fisik dan non Fisik serta memantapkan Kemanunggalan TNI-Rakyat dalam rangka menyiapkan ruang juang dan kondisi juang yang tangguh.  Sasaran TMMD ke-99 ini meliputi 3 Desa di wilayah Kodim 1506/Namlea yaitu Desa Pela, Desa Waemorat dan Desa Batujungku Kabupaten Buru.

Sasaran fisik seperti yang diharapkan adalah pembangunan infrastruktur dan sarana/prasarana yang diperlukan terutama fasilitas ibadah yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat di tiga desa.  Personel Kodim 1506/Namlea bersama anggota Polri,Pemda dan masyarakat di 3 desa tersebut melaksanakan pembangunan fisik berupa pembangunan  Taman Pengajian Quran di Desa Pela, Perluasan Masjid di Desa Batujungku dan Rehab Masjid di Desa batujungku serta pekerjaan saluran drainase. Adapun sasaran non fisik berupa sosialisasi tentang wawasan kebangsaan dan hukum, sosialisasi tentang pertanian, penyuluhan kesehatan dan pengobatan massal bagi masyarakat di desa yang menjadi sasaran kegiatan TMMD ke-99.  Masyarakat telah mendapatkan pencerahan mengenai wawasan kebangsaan, wawasan hukum serta upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat, sehingga mempunyai kesadaran terhadap bela negara dan pemahaman tentang hukum serta meningkatkan kualitas hidup untuk menuju masyarakat yang lebih sejahtera.  Selain itu pemahaman terhadap akibat yang ditimbulkan bencana alam dan bagaimana mengatasinya, diberikan kepada masyarakat desa.

Dengan pencapaian  sasaran tersebut akan didapatkan ketahanan wilayah yang tangguh dalam menghadapi setiap permasalahan bangsa, untuk mewujudkan kondisi sosial masyarakat yang kondusif bagi kesinambungan pembangunan nasional. Dalam kegiatan TMMD ke-99 kebersamaan antara TNI dan rakyat tetap dipelihara sehingga tercipta hubungan emosional yang harmonis, dengan menjunjung tinggi toleransi dan hubungan kekeluargaan. Diharapkan prajurit TNI dan Polri di wilayah Maluku untuk merasakan dan mengetahui denyut nadi aspirasi masyarakat. Sehingga prajurit semakin peka dan tanggap terhadap permasalahan yang terjadi di lingkungan sekitarnya. Kebersamaan TNI-rakyat pada hakikatnya tidak dapat dipisahkan karena pada dasarnya TNI berasal dari rakyat, berjuang untuk rakyat dan pada suatu saat pasti akan kembali menjadi rakyat. Oleh karena itu, sangat diperlukan peneguhan kembali semangat kemanunggalan TNI-rakyat dalam bentuk kegiatan bersama.