Jangan Menyia-nyiakan Ketulusan Seseorang yang Mencintaimu (Bagian 1)

24 Agustus 2014 07:06:23 Diperbarui: 18 Juni 2015 02:43:32 Dibaca : Komentar : Nilai : Durasi Baca :

Kamu tau..
ketika kamu merasa sempurna, merasa hebat dan kamu telah mendapatkan segala yang kamu inginkan tetapi kamu ternyata hanya sendiri. Tidak ada orang yang menemani hidupmu.
Segala yang kamu capai menjadi tidak berarti karena kebahagiaanmu belum kamu dapatkan. Kamu hanya bisa membaginya untuk dirimu sendiri.

Kamu tau.. ketika kamu merasa banyak orang yang akan jatuh cinta padamu dan mencintaimu, saat itu kamu tidak akan menyadari bahwa kamu akan dibutakan oleh semua itu.

Kamu tidak akan menyadari saat seseorang yang dengan tulusnya mencintaimu telah kamu sia-siakan.

Kamu tidak akan tau bagaimana orang itu dengan hatinya yang ikhlas
menerima segala perlakuanmu, sikap dinginmu, ketidakperdulianmu bahkan (mungkin) pengkhianatan yang telah kamu lakukan padanya.

Kamu tidak akan menyadari kalau kamu telah menyianyiakan cintanya karena pikiranmu yang mengatakan bahwa kamu bisa mendapatkan yang jauh lebih baik dari dia.. bahwa dia bukanlah segala-galanya buatmu dan tak akan berarti apa-apa.. bahwa kamu
bisa mendapatkan orang yang lebih baik darinya dan kamu akan banyak dicintai oleh orang lain
selain dia.

Kamu tidak akan menyadari kalau kamu telah menyianyiakan
cintanya karena kamu pun begitu sibuk memperhatikan yang lain.
Kamu tak akan menyadari kasih sayangnya yang tulus kepadamu.
Kamu tak akan menyadari
cintanya yang mencintaimu begitu
sederhana..namun sempurna.

Kamu lupa bukan banyak cinta dan kesenangan yang kamu cari dalam hidupmu.
Kamu lupa bukanlah kecantikan, ketampanan, keindahan yang kamu butuhkan untuk melengkapi hidupmu.. tapi seseorang yang memiliki hati bersih dan tulus yang menerima segala kelebihan dan kekuranganmu, yang tidak
menuntutmu untuk menjadi seseorang yang bukan dirimu, yang tak pernah meminta imbalan
apapun.. kecuali berharap kamu mencintai dia setulus hatimu.

Berharap kamu mampu menyadari bahwa cintanya berharga TAPI kamu akan melupakan segalanya
itu jika kamu tertutupi oleh
kepercayaan dirimu yang
berlebihan sehingga
menjadikanmu sosok yang
sombong dan keegoisanmu yang begitu besar, Lalu kamu akan melewatkan kesempatanmu mendapatkan
kesempurnaan dalam hidupmu pada saat kamu meninggalkannya.

Lalu ketika kamu tengah dalam keterpurukan, berada dalam kesendirian dan kesepian ditengah kehidupanmu.. kamu
tidak memiliki siapa-siapa.
Ketika kamu menginginkan ada ketulusan yang diberikan seseorang padamu, semua orang
yang kamu harapkan menjauh dan tak bisa memberikan ketulusan
yang kamu harapkan. Semua orang yang kamu harapkan malah
pergi meninggalkanmu disaat kamu membutuhkan mereka dan
kamu sangat kecewa.

Lalu kamu akan teringat padanya, pada seseorang yang pernah mencintaimu dengan hatinya yang
tulus seperti yang kamu harapkan saat ini.
Lalu kamu akan teringat lagi segala perlakuanmu padanya.

Kamu akan teringat lagi segala perlakuanmu yang tak pantas padanya.
Bagaimana kamu menyia-nyiakan hidupnya, waktunya dan cintanya.

Bagaimana kamu membuatnya jatuh didalam kekecewaan dan kesedihan. Bagaimana kamu mendera hatinya yang tulus mencintai kamu dengan luka-luka.

Tiba-tiba kamu sangat
merindukannya, menginginkan dia ada disampingmu, menemanimu melewati keterpurukanmu.
Kamu merindukan segala
kesabaran yang dia berikan padamu. Kamu
merindukan saat-saat canda tawa bersamanya dulu. Kamu merindukan perhatian yang selalu
ia berikan padamu. Kamu
merindukan dia yang selalu menantikanmu.
Kamu merindukan dia yang selalu memujamu. Kamu merindukan
kasih sayangnya bahkan kamu sangat ingin memiliki kasih sayangnya kembali.
Kamu sangat sangat ingin
memeluknya dengan erat,
mendekap dirinya, segala
ketulusan yang ada pada dirinya yang tak akan pernah lagi kamu temukan dalam diri orang lain yang pernah dekat dalam
hidupmu.

Saat itu, kamu akan menyadari dia yang telah kamu sia-siakan itu adalah sosok yang kuat, yang
selalu berjuang untuk mu,
cintanya yang mampu
menanggung kesedihan dan beban yang kamu berikan padanya.

Yang tidak pernah
meninggalkanmu walaupun saat itu dia punya seribu alasan untuk
meninggalkanmu.

Yang tidak pernah meninggalkanmu yang seringkali kamu menyakitinya.
Yang selalu menjagamu agar tak tersakiti sedikitpun.

Yang selalu memperhatikanmu
yang seringkali kamu mengabaikannya.
Yang dengan beraninya tetap mencintai kamu meski kamu yang selalu membuatnya sedih dengan segala sikap dan
perbuatanmu.

Sosok yang menerima segala kekurangan dan keegoisanmu dengan
hatinya yang terluka.

Sosok yang menerima segala perlakuanmu yang acuh tak acuh terhadap perasaannya dengan
kesabarannya.

Sosok yang memberimu cinta, senyum, rasa bangga, hingga air matanya yang mengalir.. Semua hanya karena dirimu.

Sosok yang tetap setia padamu yang sering membiarkan dia kesepian.

Sosok yang tetap menginginkanmu,
membutuhkanmu meski kamu yang tidak pernah hadir untuknya dikala kamu adalah orang yang paling ia butuhkan lebih dari siapapun.

Sosok yang selalu memaafkanmu yang seringkali kamu mengulangi kesalahan yang sama :)

Marken Nainggolan

/marken.nainggolan

Melihat dengan mata, membidik dengan lensa. Berpetualang. Twitter: @byMarkenpay
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH PLATFORM BLOG, SETIAP ARTIKEL MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

NILAI :

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana