Pernyataan Jokowi Bahwa PKI Juga Akan Digebuk, Sungguh Melegakan

18 Mei 2017   19:37 Diperbarui: 18 Mei 2017   20:05 272 3 1

Presiden Jokowi mengemukakan pernyataan penting pada pertemuan dengan pemimpin redaksi ,media massa di Istana Merdeka,Jakarta, Rabu, 17/5/2017.

Salah satu poin penting pernyataannya itu ialah " Yang melawan konstitusi akan digebuk .Kalau PKI (Partai Komunis Indonesia ) nongol,gebuk saja. Ketetapan MPR jelas soal itu kata Presiden.Ketetapan MPR Nomor XV /MPR/1966 tentang pembubaran PKI masih berlaku.Selanjutnya sebagaimana dikutip dari Harian Kompas,Kamis,18 Mei 2017,Presiden mengaku jengkel dan emosi terhadap fitnah yang mengaitkan dirinya dengan PKI."Saat PKI dibubarkan saya masih berusia 4 tahun .Saya lahir jelas,.Orangtua saya jelas .Silakan dicek".

Ketika Jokowi muncul sebagai calon presiden pada 2014 yang lalu secara bisik berbisik malahan ada juga yang secara terang terangan mengaitkan suami Iriana itu dengan organisasi terlarang PKI.Malahan muncul lagi fitnah yang lebih keji yang menggambarkan mantan Walikota Solo itu punya orangtua asli yang berbau merah sedangkan orang tua yang diakuinya sekarang bukanlah orang tua aslinya.Tuduhan tersebut menggambarkan seolah olah Ayah Kaesang itu memanipulasi identitasnya.

Jejak dari fitnah itu antara lain terlihat pada buku Jokowi Undercover karangan Bambang Tri Mulyono yang secara terang terangan memfitnah Jokowi terutama dengan menyatakan orangtuanya bahagian dari keluarga palu arit.

Saya bukanlah bahagian dari Tim Kampanye Jokowi-JK pada 2014 dan saya juga bukanlah seorang Jokower tetapi kepada orang yang mengatakan bahwa mantan Walikota Solo itu berbau palu arit dengan sederhana saya nyatakan kalaulah benar ia punya jejak dengan palu arit maka dapat dipastikan lawan lawan politiknya sudah menunjukkan fakta,data dan bukti kepada publik.Nyatanya fakta,data dan bukti itu tidak pernah ditunjukkan tetapi yang ada hanyalah rumor yang terus dihembuskan di gembar gemborkan secara berbisik.Pada tahun 2014 tujuannya jelas agar elektabilitas pasangan JK itu tergerus dan sesudah memegang kekuasaan sebagai presiden rumor itu terus dihembuskan yang pada gilirannya bertujuan agar popularitasnya menurun.

Sejalan dengan tuduhan tersebut dikemukakan lagi alasan lain yaitu kedekatan pemerintahan Jokowi-JK dengan Republik Rakyat Tiongkok baik dalam pembangunan infra struktur,perdagangan ,hutang maupun investasi Tiongkok di negeri ini.Seolah olah digambarkan bahwa Jokowi yang berbau merah itu menjalin hubungan ekonomi dengan negara yang dulu dijuluki tirai bambu itu karena kedekatan emosi dan " ideologis".Padahal sebagaimana kita ketahui walaupun RRT adalah negara komunis tetapi dalam hubungan dagang serta perluasan kerjasama ekonomi dan perluasan investasi bukan didasarkan kepada ideologi komunisme tetapi justru sudah mengadopsi prinsip prinsip kapitalisme dan liberalisme.

Oleh karena selama ini Jokowi tidak terlihat memberi reaksi keras terhadap berbagai issu yang menimpanya itu maka muncul pula anggapan diamnya ia karena memang tuduhan dan issu itu benar adanya.

Karenanya pernyataan Kepala Negara yang akan menggebuk PKI kalau nongol sungguh melegakan.Pernyataan yang cukup keras dengan menggunakan kata " gebuk" dapat ditapsirkan bahwa Negara akan menindak tegas setiap kegiatan atau gerakan yang inskonstitusional termasuk kalau hal tersebut dilakukan oleh PKI.Pernyataan tersebut juga sekaligus memukul balik setiap orang yang pernah memfitnahnya berkaitan dengan masa lalunya.

Semua kita tentu mendukung pemerintahan Jokowi-JK sepanjang berjalan diatas rel konstitusi dan semua kita juga akan mengkritik,memprotes apabila pemerintahan berjalan keluar dari rel Pancasila dan UUD 1945.Tetapi kita juga tidak akan membiarkan beredarnya fitnah yang dikembangkan yang bertujuan untuk melemahkan pemerintahannya yang sudah melalui proses demokrasi yang sejalan dengan konstitusi kita.

Salam Persatuan!