Pergantian Siang dan Malam

09 November 2011 01:38:29 Dibaca :

Siang berganti malam Malampun berganti siang Adakah artinya bagi orang yang mau berfikir....? Adakah tanda -tanda atau makna  dari terjadinya pergantian siang dan malam....? Mengapa dan bagaimana keteraturan pergantian itu terjadi....., Bukankah itu mustahil jika terjadi atau terprogram dengan sendirinya.... Bagi yang mau berfikir, tentu faham dan yakin kalau terjadinya pergantian siang dan malam adalah ada yang mengaturnya, ada yang menciptakannya, ada yang memprogram, ada yang menjaganya. Bagi yang mau berfikir, tentu tak yakin kalau itu adalah proses alam semata yang terjadi dan berproses dengan sendirinya. Siapakah yang memprogramnya, siapakah yang menciptakan, siapakah yang berkehendak atas pergantian siang dan malam itu ? Jika siang...., matahari menerangi alam, memancarkan sinar kehangatan dari kala terbit dipagi hari hingga sampai waktu terbenam di kala petang. Jika malam....., kegelapan menyelimuti alam, sesekali tanpak  adanya cahaya bulan menggantikan gemerlap cahaya bintang yang bertaburan yang tak terhitung jumlahnya. Maha Suci, Maha Kuasa Sang Pencipta alam semesta, yang memperogram pergantian siang dan malam. Yaa... Tuhan kepadaMu aku menyembah, kepadaMu aku berserah, kepadaMu aku memohon pertolongan. Aku yakin haqqul yakin, Engkaulah yang melapangkan rizki setiap hambaNya, dan Engkau pulalah yang menyempitkan rizki setiap hambaNya. Tak patut aku sebagai hambanya menyombongkan diri dengan kemampuanku. Dan jika karena kesombonganku, karena ketakabburanku maka lalu Engkau memberi sanksi aku, memberi azab diriku, mencabut nikmat yang kubanggakan tentulah Engkau sangat bisa kapanpun Engkau menimpakannya. Mohon ampun ya Tuhan dari segala salah dan dosa. Yaa Tuhan Pencipta alam semesta; manusia adalah salah satu mahluq ciptaanMu, adalah mahluq yang lemah tiada kekuatan tanpa kuasaMu. Manusia adalah mahluq yang lemah, tak patut sombong, tak patut congkak kepadaMu; lebih-lebih ingkar akan wujud dan keKuasaanMu....., Ampunilah aku hambamu, aku manusia, semua  manusia hambamu  yang senantiasa mengikatkan pertalian perjalanan hidup hanya pada diriMu; yang dalam setiap hembusan nafas detak jantung mengingatMu.

Hasyim Ludfi

/ludfiluk

TERVERIFIKASI (HIJAU)

Pencinta NKRI dg Pancasila sbg dasar Negara. Cinta damai dalam jalinan persaudaran sebangsa dan setanah air, pendamba kerukunan antar umat beragama di Negeri Indonesia Raya.
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?