Hijau

Pertemuan 1 Mengenal Komunikasi Lingkungan

11 September 2017   23:17 Diperbarui: 11 September 2017   23:32 380 0 0

Sebelum mempelajari lebih jauh tentang komunikasi lingkungan, kita perlu mengetahui terlebih dahulu tentang definisi komunikasi dan lingkungan. Menurut Deddy Mulyana dalam bukunya yang berjudul Ilmu Komunikasi Suatu Pengatar (2004,41) Komunikasi adalah suatu kebutuhan pokok bagi setiap manusia. Dalam kehidupan sehari - hari manusia tidak lepas dari komunikasi. Komunikasi tidak hanya terjadi antara manusia dengan manusia, tetapi juga dengan lingkungan. Lingkungan adalah keadaan sekitar yang mempengaruhi perkembangan dan tingkah laku makhluk hidup. Pandangan kita terhadap lingkungan dapat dipengaruhi oleh gaya hidup dan budaya yang diperoleh melalui proses komunikasi. Dari kedua definisi tersebut, dapat disimpulkan bahwa pengertian komunikasi lingkungan adalah sebuah proses komunikasi yang dilakukan untuk meningkatkan perhatian dan tanggung jawab masyarakat terhadap isu - isu lingkungan. Komunikasi lingkungan juga dapat dikatakan sebagai sebuah strategi yang menggunakan media sebagai sarana pendukung komunikasi. Komunikasi lingkungan perlu dilakukan untuk menyelesaikan masalah lingkungan. Hal ini bertujuan agar terjadi perubahan yang mendukung lingkungan untuk menjadi lebih baik.


Bidang Komunikasi Lingkungan

Bidang dalam komunikasi lingkungan yaitu tentang media baru yang memberitakan tentang isu - isu tentang lingkungan, retorika lingkungan, kampanye advokasi, pasar hijau, solusi permasalahan lingkungan, dan gambaran alam dalam beberapa budaya.


Fungsi Komunikasi Lingkungan

Komunikasi lingkungan memiliki dua fungsi, yaitu fungsi pragmatis dan fungsi konstitutif. Fungsi pragmatis adalah Fungsi pragmatis komunikasi lingkungan untuk memberitahu, mendidik, mengajak, dan membantu masyarakat menyelesaikan permasalahan tentang lingkungan. Fungsi kedua adalah fungsi konstitutif. Fungsi ini bertujuan untuk membentuk persepsi dalam pikiran masyarakat tentang lingkungan. Kedua fungsi komunikasi lingkungan tersebut dapat digunakan untuk menyelesaikan permasalah lingkungan yang ada.


Area Studi Komunikasi Lingkungan

Area studi komunikasi lingkungan terbagi menjadi tujuh, yaitu:

  • Environmental rhetoric and discourse

Retorika lingkungan memiliki dua sub area yaitu studi pragmatis dan studi retorika kritis. Studi pragmatis berfokus pada cara persuasi yang dilakukan oleh individu atau kelompok untuk berkomunikasi tentang lingkungan. Sedangkan studi retorika kritis berfokus pada komunikasi yang mempertanyakan relasi antara masyarakat dengan alam. Pada retorika kritis terdapat retorika kelompok lingkungan radikal dan deep ecology dan ecofeminism. Deep ecologyadalah pandangan yang mementingkan dan menekankan pada lingkungan. Sedangkan ecofeminism adalah cara memperlakukan lingkungan seperti seorang perempuan.

  • Media and environmental journalism

Area ini berfokus pada cara berita, iklan, program komersial, dan situs internet menggambarkan permasalahan lingkungan. Selain itu, area ini juga merupakan studi tentang bagaimana dampak media terhadap sikap masyarakat. Agenda settingdan Media framingdilakukan oleh media untuk membentuk persepsi dan nilai -- nilai tertentu terhadap suatu isu yang diberitakan. Agenda settingmerupakan kemampuan media untuk mempengaruhi apa yang dipikirkan oleh khalayak. Sedangkan, bagaimana media membingkai berita berdasarkan sudut pandang tertentu disebut dengan media framing.

  • Public participation in environmental decision making

Area ini berfokus pada dilibatkannya masyarakat dalam pembuatan keputusan apabila diadakan sebuah forum diskusi mengenai permasalahan lingkungan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan legitimasi dari keputusan tersebut

  • Social marketing and advocacy campaign

Social marketingmerupakan bentuk kampanye yang dilakukan untuk merubah perilaku masyarakat dan menciptakan hubungan yang baik antara lingkungan dengan alam. Contohnya adalah kampanye diet kantong plastik. Kampanye ini dilakukan untuk mengurangi penggunaan kantok plastik karena kantong plastik adalah salah satu jenis plastik yang tidak mudah untuk diuraikan. Sedangkan advocacy campaignmerupakan bentuk kampanye untuk membela jika ada korban di dalamnya.

  • Environmental collaboration and conflict resolution

Area studi ini berfokus pada upaya komunikasi untuk mengajak para pemangku kepentingan agar memecahkan permasalahan yang ada. Kolaborasi dilakukan dengan cara mengundang pemangku kepentingan untuk terlibat dalam diskusi.

  • Risk Communication

Komunikasi krisis merupakan bagaimana cara mengkomunikasikan resiko suatu hal dengan baik sehingga tidak menyebabkan ambiguitas dan kesalahpahaman.

  • Representations of nature in popular culture and green marketing

Bagaimana gambaran tentang alam yang diwujudkan dalam budaya populer seperti program televisi, karya musik, fotografi dan iklan -- iklan.


Daftar Pustaka:

Cox, Robert. 2010. Environmental communication and the public sphere. Second     Edition. United States of America: SAGE Publications, Inc.

Deddy Mulyana, 2005. Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar. Bandung. Remaja Rosdakarya.