Listhia H Rahman
Listhia H Rahman pelajar/mahasiswa

❤ Bachelor of Nutrition Science, Faculty of Medicine Diponegoro University ❤ "Kalau tidak membaca, bisa menulis apa" ❤ line : listhiaaa ❤ listhiahr@gmail.com❤

Selanjutnya

Tutup

pilihan headline

Mantan Nikah Duluan? Tenang, Ini yang Bisa Kamu Syukuri

15 Juli 2017   22:18 Diperbarui: 16 Juli 2017   08:29 1773 13 8
Mantan Nikah Duluan? Tenang, Ini yang Bisa Kamu Syukuri
Ilustrasi. Songbird Wedding.

"Kok mantan-mantanmu kebanyakan udah nikah, ya? Kamu gak sedih"

"Ya malah bagus dong. Berarti setelah ketemu aku dia langsung ketemu jodohnya"

Banyak yang menyangka dan menanggap  seseorang yang memiliki mantan dan ndilalah si mantan memutuskan untuk menikah duluan adalah seorang yang berada pada level galau tertinggi dan gak jarang juga seorang yang suka dituduh lagi depresi berat. Pokoknya mah jadi golongan yang dicap terngenes (sedunia) yang patut dikasihani dan dihibur sepanjang waktu. Tapi masa iya segitunya?

Padahal tidak semuanya bisa disangka dan dianggap demikian, lho.

Ya, seorang yang percaya bahwa selalu ada hikmah dibalik kejadian termasuk ditinggal menikah seorang  yang pernah menemani di masa lalu alias si mantan, setidaknya memiliki hal-hal yang bisa dia syukuri meski orang lain tidak melihatnya secara nyata. 

Yang sebenarnya justru membuat dia -yang ditinggal menikah- bukan jadi makhluk terngenes tetapi sebaliknya, jadi manusia lebih merdeka dan turut ikut bahagia, yang memang tak perlu diumbar kemana-mana cukup dirasa dan dimantapkan jiwa dan raga. #halah

Pertama, Ternyata Mantan Bukan Sebenarnya Jodohmu, Maka Jangan Ditunggu Lagi!

Dua orang yang dipertemukan bukan cuma kebetulan tapi sudah takdir. Jika kemudian dua orang tersebut memutuskan untuk menikah itu pun juga bagian dari takdir. Dan apa-apa yang disatukan takdir akan sulit untuk dipisahkan. 

Sebab itulah jadi sudah amat jelas, ditinggal menikah adalah tanda bahwa dia memang bukan seorang yang pantas untuk ditunggu lagi, apalagi diarep-arep untuk dijadikan jodoh. Iya, gak?

Jadi segera lupakan kemudian cari yang baru, move on. Kecuali kamu suka dengan sebutan "penganggu suami atau istri orang?" kelak. Ingat,mantan sekarang statusnya sudah beda, sudah suami dan istri. Hihi. Pikirkan nati kalau giliranmu menikah, mau istri atau suamimu digangguin mantan gak?

Udahlah, Percayalah Move On-mu Makin Mantap!

Kalau ditinggal mantan pacaran duluan, mungkin kamu masih banyak berharap bahwa penggantimu bukan yang terbaik untuknya dan kamu adalah sebaik-baiknya kekasih untuknya, sehingga kamu punya kekuasaan dan hak untuk mendekatinya lagi atau kasarnya kamu masih bisa merebut dengan segala macam cara. 

Tetapi sebaiknya jangan berlakukan pada mantan yang menikah mendahuluimu. Atau seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, kecuali kamu suka dengan sebutan "penganggu suami atau istri orang?" kelak.

Percayalah dengan didahului mantan menikah dulu, justru jadi momen tepatmu untuk benar-benar mantapkan hati dan tidak melihat belakang melulu. 

Bersyukurlah karena kini, tidak perlu ada lagi kuotamu terbuang sia-sia hanya untuk men-stalking-nya lagi, tidak perlu ada lagi hati yang di php, tentu satu lagi yang penting adalah kamu tidak perlu lagi membuka kesempatan kedua (dan ke-ke berikutnya) hanya untuk menyakiti perasaan sendiri dengan orang yang sama.

Jatuh cintalah lagi, boleh kok. Tapi jangan dia!

Iya,Iya. Toh Kelak Kamu juga akan Sama, Menikah dengan Seorang yang Terbaik dari Tuhan!

Mantan sudah bertemu jodohnya, suatu saat nanti akan tiba giliranmu. Lagipula persoalan menikah bukan soal siapa yang menikah paling duluan,bukan? 

Kalau saat mantan menikah kamu tidak diundang, juga jangan jadikan beban. Kelak, jika masamu tiba untuk menikah hal itu juga yang akan kamu temui; mau diundang atau nggak ya mantan-mantanku? 

HAHA.

Salam,

Listhia H Rahman