Gunawan Wibisono
www.kompasiana.com/kebersahajaan

puisi adakalanya menggantikan rembulan diwaktu malam dan hadir menemanimu di siang hari tatkala hatimu gundah maka aku adalah puisi.
Kompasianer sejak:
13 June 2011
Tulisan : 555 artikel
Komentar : 1177 tanggapan
twitter icon Twitter Kirim Pesan
facebook icon Facebook Jadikan Teman
Google+ Laporkan
Rubrikasi
Arsip Tulisan s
Terbaru

Puisi

Semangkok Hangat Puisi Pagi

(1) Mumpung matahari belum cemburu Mumpung cintaku masih bulat Aku persembahkan semangkok puisi hangat Hanya untukmu (2) Sepagi ini ketika kerinduanmu masih berputik Tanpa setahumu yang tengah berkemas waktu yang ...

FIKSI | 20 May 2013 08:32

114   4   dibaca Nihil

Puisi

Kisah Sepotong Daging

(1) Alkisah, Sepotong daging berselingkuh di kamar hotel Bisik-bisik rahasianya tak terduga cinta tertangkap kapeka Desah kenikmatan seketika terjerembab menjadi nestapa (2) Sepotong daging pun kini mulai bercerita Kiranya ia mengajak ...

FIKSI | 19 May 2013 09:48

168   2   dibaca Nihil

Puisi

5 Ekor Anak Bebek

(1) Lima ekor anak bebek berlarian memburu matahari Langkahnya pasti menyongsong kehangatan cinta Kwek,kwek, kwek, suaranya merdu memecah embun Keheningan pagi pun tumpah memenuhi pematang sawah (2) Se ekor ...

FIKSI | 19 May 2013 07:18

119   8   dibaca Nihil

Puisi

Daun Cahaya

(1) Daun cahaya telah menghijau di tangkai waktu Seberkas sinarnya berayun indah di celah awan Dalam hangatnya secawan kopi, syukur bertaut Pada kesejukan pagi kedamaian itu menguning (2) Sayup-sayup ...

FIKSI | 12 May 2013 09:34

105   2   dibaca Nihil

Puisi

E-KTP

(1) Pemerintah kian aneh saja E-KTP kok tak boleh di poto kopi Bukannya kian memudahkan berurusan Malah bikin puyeng kepala (2) Katanya bahannya canggih luar biasa Terbuat dari bahan pilihan utama Tapi ...

FIKSI | 11 May 2013 16:03

67   0   dibaca Nihil

Puisi

Assalamualaikum, Malam

(1) Assalamualaikum malam, Kembali daku datang silaturahim sendirian Ketika nafsuku telah terlelap Daku rindu bersamamu mereguk cinta, menghadapNya (2) Assalamualaikum malam, Seperti biasanya, Daku telah meninggalkan terompah indahku di jemari sunyimu Terserah padamu, ...

FIKSI | 11 May 2013 01:17

115   4   dibaca Nihil

Puisi

Perkenalkan, Namaku Cantik

(1) Perkenalkan, namaku cantik Aku hadir seperti angin Tempat tinggalku di lorong syahwatmu Ketika engkau terperangkap nafsu (2) Perkenalkan, namaku cantik Aku lebih cantik di malam hari Meski isterimu pun cantik menarik Namun ...

FIKSI | 9 May 2013 22:18

171   2   dibaca Nihil

Puisi

Negeri Para Pendusta

Stop! Sebaiknya anda tidak membaca puisi ini (1) Inilah puisi tentang negeri para pendusta Negeri bergelimang dengan kepalsuan Usah menangkap kejujuran di negeri pendusta Karena yang didapatkan adalah kecewa (2) Terlalu ...

FIKSI | 9 May 2013 19:24

185   0   dibaca Nihil

Puisi

Malam Luruh

(1) Malam kini melahirkan sunyi Langit kerinduan kiranya telah menua Denyut waktu tampak menggantung tanya Masihkah esok menyapa harap (2) Tiada siapa mencengkeram hasrat Sendiri pun serasa tiada Hanya diam yang ...

FIKSI | 6 May 2013 22:25

101   0   dibaca 1 inspiratif

Puisi

Ayu Azhari, Terjebak Dalam Pusaran Dusta?

(1) Tak tahulah siapa yang sesungguhnya telah berdusta Ayu Azhari kah atau mereka para pedagang janji Para pedagang janji terjengkang mati jika tak berdusta Dusta bagi mereka seakan ...

FIKSI | 5 May 2013 23:13

101   0   dibaca 1 bermanfaat
1 2 3 ... 56 Next »

Subscribe and Follow Kompasiana: