Mohon tunggu...
Hikmah Komariah
Hikmah Komariah Mohon Tunggu... pelajar/mahasiswa -

seseorang yang suka mengeluh atas berbagai ketidakidealan dan kerusakan yang ada, mencoba berpikir out of the box dan berusaha menemukan ide yang mencerahkan untuk dunia saat ini dan dunia dimasa mendatang.

Selanjutnya

Tutup

Gaya Hidup Pilihan

Tips Mengendalikan Lidah Sebelum Terlambat

11 Maret 2016   00:07 Diperbarui: 11 Maret 2016   03:54 607
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

“Be sure to taste your words before you spit them out.”

Hah? Memangnya bisa merasakan kata? Bukan secara harfiah, tentu saja. Maksudnya adalah kita harus hati-hati ketika berbicara dengan orang lain. Pastikan kita sudah memikirkan masak-masak apa yang akan kita katakan sebelum mengucapkannya.

[caption caption="Sumber gambar: ashabulf.blogspot.com"][/caption]Lho, memang kenapa harus dipikirkan masak-masak? Ketika kita berinteraksi dengan orang, entah itu orangtua, saudara, teman atau bahkan orang tak dikenal, tak jarang mereka melakukan hal menjengkelkan bagi kita. Bisa juga sikapnya baik, tapi karena kita sedang diselimuti emosi negatif, semua yang dia lakukan jadi sangat menyebalkan dimata kita. Kalau sudah tak tertahankan, rasanya ingin melemparkan pisau, golok, pedang dan segala benda tajam padanya.

Eh, ternyata tidak punya golok, apalagi pedang. Pisau di dapur pun sedang dipakai mencincang cabai dan bawang. Alhasil senjata lain yang tersisa adalah lidah. Tak bertulang tapi aduhai tajamnya melebihi pedang!

Tapi, yakin mau mengiris-ngiris orang lain dengan lidahmu? Yakin tidak akan menyesal? Karena saat lidah menjadi senjata, yang terluka bukan fisik, melainkan hati. Mana ada sih obat untuk menyembuhkan luka hati? Kata orang, luka dihati dibawa mati. Seram!! Nah, sebelum terlambat, yuk kendalikan lidahmu dengan cara-cara berikut:

1.  Kendalikan Emosi Negatif, Redam Amarahmu

Mengendalikan emosi adalah hal pertama yang harus kamu lakukan untuk mengendalikan lidah. Selama emosi negatif masih menguasaimu, amarahmu masih di ubun-ubun, lidahmu bisa beraksi kapan saja dengan tingkat ketajaman maksimal. Korban yang berjatuhan semakin banyak. Abang-abang penjual panci yang lewat didepanmu saja bisa jadi korban! Mengerikan sekali, bukan?

Segera redam amarahmu. Diamlah sejenak. Tarik nafas yang dalam. Lakukan berulang-ulang. Sambil mendengarkan musik akan semakin membuat hatimu tenang. Amarahmu pun hilang.

2.  Biarkan Pikiran Mengambil Alih Situasi

Pertimbangkan kembali apa yang kamu lakukan. Misal saat berkonflik dengan teman, kamu marah sekali padanya. Rasanya kamu ingin meledak melebihi Big Bang. Sebelum lidahmu beraksi, pikirkan kembali apa akibatnya. Pada temanmu. Dan pada hubungan kalian. Hatinya sakit mendengar ucapanmu yang kasar. Konflik semakin lebar, hubungan pertemanan kalian tak terselamatkan. Tidak berhenti sampai situ. Bagaimana jika temanmu yang sakit hati ini ingin balas dendam dengan mendorongmu ke kolam lumpur yang penuh tikus dan kecoa? Iiiiiyyyuuuhhh.. Lebih baik alihkan lidahmu melakukan hal lain yang bermanfaat.

3.  Sedia Permen Sebelum Lidah Beraksi

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Gaya Hidup Selengkapnya
Lihat Gaya Hidup Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun