HIGHLIGHT

Setelah Punya Pacar, Kok Jadi Sombong

02 Juni 2012 00:27:23 Dibaca :
Setelah Punya Pacar, Kok Jadi Sombong

Terkadang kita memiliki problem antara teman dan pacar, mana yang harus di utamakan.Disatu sisi kita mengharap kesenangan dan ketentraman dalam berhubungan, disatu sisi kita ingin menjaga hubungan baik dengan teman. Dua pilihan yang membuat bingung. Ketika kita lebih condong menghabiskan waktu dengan sang pacar maka sudah dipastikan hubungan dengan teman akan sedikit renggang, dan begitu pula sebalikanya, menghabiskan lebih banyak waktu dengan teman hubungan pacaran akan terasa kurang sehat. Bahkan tak jarang seorang teman akan mengatakan "dulu saja sebelum punya pacar sering ngajakin keluar, setelah punya pacar ngak mau diajakin keluar, sombong", padahal kita tiada niatan sama sekali bersikap sombong. Ketika seorang teman berkata demikian, apa yang akan kau rasakan di dalam hati, sakit tentunya,  akan tetapi saat kau menuruti keinginan temanmu,  hubunganmu dengan sang pacar akan selalu terjadi konflik yang bisa saja berujung dengan putus, kembali lagi kau merasakan sakit, bahkan mungkin luar biasa. Seorang teman sejati, dia akan selalu mengerti perasaan temannya, berbeda dengan teman kesenang dia akan selalu menuntut untuk mencapai kesenangan bersama. Padahal kesenangan adalah hal yang paling mudah kita lupakan, sedangkan rasa sakit adalah hal yang akan selalu membekas, bahkan mungkin seumur hidup. Seorang teman kesenangan adalah teman dimana kita hepy bersama, kita nongkrong bersama, teman berpelancong, pokoknya semua hal bersama yang tujuannya hapy. Sementara ketika kamu tidak ikut atau jarang berkumpul maka kamu di anggap sombong.  Sedangkan teman sejati adalah teman yang tidak mengharapkan timbal balik, dia akan senang jika kamu ada dan juga tidak mempermasalhkan jika kamu tiada, dia akan cenderung memaklumi dan akan selalu membuka pintu saat kamu terjadi masalah dengan pacar serta tiada kata olok dan sombong diperuntukkan untukmu. Untuk mencari teman kesenangan itu sangat mudah bukan, tinggal kita ikut dan hadir saat ada acara hapy, akan tetapi untuk mencari teman sejati tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Mencari teman sejati, semuanya berawal dari diri sendiri, bukan pada pribadi orang lain. Salah besar jika kau menganggap bahwa orang itu bukan teman sejati yang aku harapkan, ketika kamu berkata begitu, sudahkan kamu instrospeksi diri, apakah kamu juga teman sejati baginya, ataukah kamu hanya memerlukannya saat kamu sedang butuh saja. Mencari teman sejati yang terbaik adalah saat sekolah, ketika sekolah pasti akan terjadi kelompok-kelompok dalam genk, suatu yang salah jika berkumpul dengan para pelanggar kedisiplinan sekolah, seperti pemabuk, pemakai obat-obatan, mungkin memang benar saat itu mereka sedang di atas, tetapi roda akan selalu berputar, jika kau punya kekuasaan maka lindungilah para anak cupu dan pendiam mungkin dimasa yang sekarang dia tidak akan membantumu akan tetapi di masa akan datang kau pasti akan dibantu,  akan tetapi kelompok apapun yang kita masuki semuanya kembali pada diri sendiri, dan semuanya berpotensi mendapatkan teman sejati. Cara mendapatkan teman sejati dimanapun kamu berada adalah dengan membantu dan menolong siapapun sebisanya. Apa yang kau bisa lakukan untuknya lakukanlah tetapi tidak memangkas kewajiban lain dan jangan harapkan dia untuk membalas, lakukanlah dengan ikhlas. Ketika seorang teman mahasiswa kebingungan mencari tempat magang kemudian dia bercerita kepadamu, tawari saja magang ditempatmu. wuih pasti hatinya senang banget. Kemungkinan besar mahasiswa ini akan berpotensi menjadi teman sejatimu, yang suatu saat apabila kamu memerlukan bantuan dengan senang hati dan sekuat tenaga tanpa ada beban dihatinya dia akan berusaha membantumu. Teman sejati bukan dari orang lain tetapi dari diri sendiri. Bantulah semua orang  disekelilingmu, buat mereka menjadi teman sejatimu, dan jangan mengharapkan imbalan atau balas budi, ikhlaskan niat membatu karena Tuhan.

Sebenarnya kehidupan ini menyenangkan, jika kau tahu cara menjalaninya.

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.
TAG #muda

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?