HIGHLIGHT

Coaching Clinic Inter Milan Hanya untuk Anak Kelas Atas

23 Mei 2012 17:37:19 Dibaca :

Tadinya saya mengira Coaching Clicic yang menjadi salah satu kegiatan Inter Milan di Indonesia diperuntukkan bagi atlet-atlet muda sepakbola Indonesia yang tentunya dianggap calon pemain masa depan. Tetapi alangkah kagetnya begitu mengatahui berapa yang harus dibayar oleh satu anak untuk mengikuti Coaching Clicic dengan pemain Inter Milan.


Uang sejumlah Rp.3.000.000,- (tiga juta rupiah) harus dikeluarkan oleh bapak/ibu yang ingin anaknya mengikuti Coaching Clinic bersama bintang Inter Milan.


Berkaca pada saat LA Galaxy bersama David Beckham yang juga melakukan kegiatan yang sama bersama anak muda usia, jumlahnya sekitar 250 anak. Ketika itu sebagian besar Coching Clinic diikuti oleh anak dari para artis, atau para artis cilik, serta anak-anak pengusaha.


Hehehe….hitung saja kalau sekitar 250 anak yang ikut @ Rp.3.000.000,- = Rp.750.000.000,- (Tujuh ratus lima puluh juta rupiah), padahal Coching Clinic-nya hanya setengah jam saja (pada jadwal tertulis jam 9.30 – 10.00 WIB).


Sementara panitia pelaksana juga menyediakan 200 lembar tiket untuk tatap muka dan makan malam dengan 4 pemain Inter Milan dengan harga Rp.25.000.000,- (dua puluh lima juta rupiah) wooow!!. sumbernya disini


Sepertinya program Coching Clinic bersama bintang Inter Milan ini pesertanya tidak akan jauh berbeda ketika kedatangan LA Galaxy tahun 2011 yang lalu. Anak para artis, artis-artis cilik, anak orang kaya saja yang akan mengikuti Coaching Clinic bersama pelatih plus empat pemain Inter Milan.


******


Sudah bukan rasia lagi kalau Djohar Arifin bersama pengurusnya selalu mengatakan PSSI sedang menggalakkan pembinaan usia muda, sedang menggalakkan sepakbola berjenjang U-12, U-14, U-17 dan seterusnya. Seharusnya kedatangan klub sehebat Inter Milan ini menjadi kesempatan yang bisa dimanfaatkan oleh pemain-pemain usia muda Indonesia binaan PSSI untuk berlatih atau bertatap muka langsung dengan para pemain bintang Inter Milan. Sekalipun pemain muda usia tersebut anak dari keluarga tidak mampu, anak-anak calon penerus sepakbola tanah air tersebut bila berlatih atau bertatap muka dengan pemain bintang akan sangat banyak manfaatnya.


Bila berlatih dan bertatap muka dengan pemain sekelas Javier Zanetti, Wartel Samual, Diego Milito ataupun dengan bintang Nerazzurri lainnya, para pemain usia muda Indonesia akan merasa bangga yang tentunya kesempatan langka ini akan memotivasi mereka untuk lebih giat lagi berlatih agar nantinya menjadi pesepakbola yang handal.


Keuntungan lainnya para pemain milik Massimo Moratti ini akan mengetahui secara langsung kelebihan dan kekurangan para calon pemain masa depan Indonesia. Tentunya masukan dari pemain sehebat Javier Zanetti dkk akan sangat bermafaat dalam pembinaan pemain muda dimasa yang akan datang.


Tentu tidak ada yang marah kalau sedikit berhayal.


Setelah melakukan Coching Clicic dengan pemain sepakbola muda usia Indonesia (atlet benaran lo), pemain panutan seperti Javier Zanetti tiba-tiba memberi tahu pelatih junior Inter Milan, bahwa ada salah satu pemain muda berbakat Indonesia agar segera direkrut”


Dengan mahalnya harga untuk mengikuti Coaching Clinic yang besarnya mencapai 3 juta rupiah ini, sepertinya kegiatan ini dilakukan untuk kebutuhan infotaiment saja, dan tidak memberikan manfaat yang berarti bagi persepakbolaan Indonesia.


Salam


Frans AZ (24/5/2012)


Dari berbagai sumber

Frans AZ

/fransaz

TERVERIFIKASI (HIJAU)

Masih terus belajar menulis...Forza Milan. twitter:@frans_az
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?