Kisah Tewasnya Ustad EA Setan di Kompasiana

07 Agustus 2011 13:59:19 Dibaca :
Kisah Tewasnya Ustad EA Setan di Kompasiana

EA Setan (Erianto Anas Jilid 9) 30 April - 6 Agustus 2011

Sebenaranya ini bukan berita baru. Karena dia sudah mati berkali-kali di Kompasiana. Tapi kemudian juga hidup kembali berkali-kali. Dan akun Kompasiananya yang terakhir ini adalah EA Setan. Ini merupakan akunnya yang ke-9. Setelah akunnya yang ke-8 di bunuh oleh admin Kompasiana (Lihat riwayat hitam akunnya DISINI. Dan kisah jatuh bangunnya DISINI).

Dia seorang penderita sakit jiwa yang paling parah di Alam Semesta. Namanya Erianto Anas. Dan kini dia sedang mendekam di penjara kesunyian. Patah tulang remuk belulang.

Sabtu, 6 Agustus 2011 adalah hari duka maya yang menyayatnya untuk kesekian kalinya. Sore itu, adalah momen menggenaskan. Semua blog dan situsnya yang berdomain com dihack seorang facebooker dan blogger teroris (Selengkapnya bisa dibaca DISINI). Dan pada saat bersamaan, akun Kompasiananya di blokir admin Kompasiana dan sebanyak lebih kurang 10 tulisan terbarunya juga dihapus tanpa jejak oleh admin.

Padahal, beberapa waktu terakhir, tulisannya, khususnya serial Ramadhan, termasuk tulisan yang sangat kencang menodong perhatian publik, sehingga rata-rata tulisan serial itu mendapat page view dalam kisaran 800 hingga 1300 pembaca dalam satu hari. Dan dengan rata-rata 50 hingga 150 komentar per tulisan. Beragam respon bermunculan. Baik yang simpati maupun yang kontra. Yang simpati kadang ada yang begitu terinspirasi, tapi yang anti pati tidak sedikit yang mengecam dan menikamnya. Bahkan menerornya, baik dalam bentuk komentar maupun yang menghujat secara langsung lewat tulisan khusus.

Tapi apa hendak dikata, Riwayat EA Setan, akun Erainto Anas Jilid 9, sudah tamat di Kompasiana. 6 Agustus 2011, adalah hari berkabung para setan yang mengutusnya ke bumi belantara maya.

Matahari, Layu dengan sinar mati. Bulan, Pucat di malam buta.

Mayat EA Setan terbang sudah. Selamat jalan arwah. Selamat berkabung dunia setan EA Setan, namamu adalah sesobek duka sejarah Erianto Anas di bumi Kompasiana.

EA Protes

/eaprotes

Gagal jadi Nabi pindah jadi Setan. Mati jadi Setan, protes tiada henti
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.
TAG #muda

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?