Dyahrina
www.kompasiana.com/dyahrina

.....Bermanis muka tidak sama dengan sopan santun. Bermanis muka hanya mengatakan yang baik-baik saja untuk menarik perhatian. Sopan santun tetap mengatakan apa adanya, baik atau buruk, dengan kata-kata yang tidak menyakitkan apalagi melecehkan....
Kompasianer sejak:
6 April 2010
Tulisan : 383 artikel
Komentar : 4604 tanggapan
twitter icon Twitter Kirim Pesan
facebook icon Facebook Jadikan Teman
Google+ Laporkan
Rubrikasi
Arsip Tulisan s
Terbaru

Cerpen

Kisah Rio dan Lisa: Antara Lionel Messi dan Papa

Hampir pukul lima sore saat Rahman tiba di rumah. Tak seperti biasanya, pintu pagar tertutup rapat hingga dia harus turun dari mobil untuk membukanya. Sampai ...

OPINI | 2 jam yang lalu

107   2   dibaca Nihil

Puisi

Min, Kapan?

Min, kapan? Kau janji padaku Akan perbaiki keadaan ini Tapi kau tak serius Aku masih tak bisa menemui mereka lewat jalan lain Harus lewat jalan utama Padahal jalan lain itu lebih praktis Bisa ...

FIKSI | 22 jam yang lalu

126   21   dibaca Nihil

Puisi

Rembulan Dilenyapkan Matahari

Menapaki perjalanan Dan langkahpun terhenti pada satu malam Bulan masih mengembang Mawar merah rekah di tangan Kita berhenti ‘tuk menata hati Tapi, bukan untuk ini Untuk mengetahui isi hati terdalammu Bahwa ternyata ...

FIKSI | 22 May 2013 03:55

132   19   dibaca Nihil

Cermin

Kisah Empat Orang Menyedihkan

Ada empat orang menyedihkan tinggal dalam sebuah rumah mewah. Segala fasiloias yang memudahkan tersedia, beberapa orang pelayan siap memenuhi keinginan sang majikan. Mobil mewah berderet ...

OPINI | 20 May 2013 15:48

243   10   dibaca Nihil

Puisi

Kita, Selamanya

Aku…. Adalah karang kokoh di lautan Diterpa panas hujan malam dan siang Bahkan salju beku gigil menusuk tulang Kau…. Kaulah ombak garang lautan Sapa sentuhmu mampu luluhkan aku Hingga terbentuk ceruk dalam Yang ...

FIKSI | 18 May 2013 13:03

170   13   dibaca Nihil

Puisi

Jika Aku Tanpamu

Serupa kertas kuning tua termakan usia Kosong tanpa aksara dan makna Tak ada cerita yang bisa diurai Tak ada puisi yang mampu dimaknai Itulah aku tanpamu Juga serupa tinta yang ...

FIKSI | 18 May 2013 03:49

227   18   dibaca Nihil

Puisi

Hujan Tak Pernah Salah

Hujan di pagi hari adalah ujian Bagi mereka para penjemput rejeki Para pencari ilmu Apakah akan terus berjalan Mendapatkan keberkahan Atau tenggelam dalam gerutuan dan keluh kesah kemalasan * Hujan di siang hari ...

FIKSI | 17 May 2013 14:19

154   8   dibaca Nihil

Puisi

Bahkan Bintang Pun Perlukan Gelap

Tidurlah, Nak… Malam telah kian larut Dengarkanlah nyanyian jangkrik dan katak yang bersahutan Seolah mengajakmu untuk segera terlelap Pun gelap yang kian pekat adalah penanda agar jiwa-jiwa segera memeluk mimpinya * Jangan lupa ...

FIKSI | 17 May 2013 09:09

141   8   dibaca Nihil

Puisi

Itu Saja

Telah kubangun mahligai Berlandaskan percaya Berdinding setia Lalu pahatan di dinding bercerita Bagaimana semua bermula Langit-langitnya adalah segala petunjukNya Memayungi dari ingkar dan khianat Di tamannya kutanamkan benih cinta Berharap kan tumbuh kasih ...

FIKSI | 7 May 2013 13:28

150   12   dibaca 1 menarik

Cermin

Karena Aku Tulang Rusukmu

Sore selepas hujan. Gerimis masih menyisakan titik-titiknya. Basah. Juga angin yang berhembus meniupkan dingin yang menggigil. Membuat semua orang lebih suka berdiam di dalam rumah ...

OPINI | 6 May 2013 14:34

319   24   dibaca 2 menarik
1 2 3 ... 39 Next »

Subscribe and Follow Kompasiana: