Djagad Lelanang
www.kompasiana.com/djagadlelanang

TERVERIFIKASI

saya, lelaki dan terus mencoba menjadi lelaki dalam pikiran, perkataan dan tindakan saya. Saya terbuka dengan aneka pemikiran, konsep, sistem hidup, apapun itu hingga yg paling tak lazim pun.
Kompasianer sejak:
21 July 2012
Tulisan : 26 artikel
Komentar : 59 tanggapan
Rubrikasi
Arsip Tulisan s
Terbaru

Puisi

Ciuman Terakhir

Begitu manisnya penghianatan, hingga begitu saja kau lampirkan lewat ciuman Inikah ciuman paling dingin yang kurasakan ketika hanya menyisakan getir di bibir, dan perih yang merintih. Inikah ...

FIKSI | 9 September 2012 10:17

177   3   dibaca 2 menarik

Urban

Ketika Saya Memandang Lesbian

Tulisan ini berawal ketika suatu siang, kami berbincang di suatu rumah makan. Rumah makan sederhana tapi cukup melegakan dari panas terik yang menyengat. Kami berbincang ...

REP | 5 September 2012 14:48

450   14   dibaca 2 menarik

Puisi

Kecupan Perpisahan

Sendiri kumenatapmu di balik pintu/ kau masih sama seperti waktu-waktu dulu/ datang dengan keping keping kenangan yg tersendat dalam ingatan/ kaukah itu yg pagi pagi buta ...

FIKSI | 30 August 2012 00:39

118   4   dibaca 4 menarik

Urban

Mengapa Saya Selingkuh? (Pengakuan Para Suami)

Malam itu, kami berkumpul di teras. Lima lelaki: tiga sudah beristri, dua masih bujang. Kami berbincang ditemani kepulan asap rokok dan hangatnya kopi. Saking serunya ...

REP | 28 August 2012 16:09

5348   28   dibaca 7 bermanfaat

Cerpen

Perempuan yang Sedang Menunggu

Aku masih di sini. Duduk tak bergerak. Menunggunya. Sebentar-sebentar kulirik HP-ku. Tak ada tanda-tanda. Tak ada kabar. Sebentar-sebentar, kulirik jam. Jarum jam tak bisa dihentikan. ...

FIKSI | 23 August 2012 10:30

510   7   dibaca Nihil

Puisi

Nasehat kepada Malam

Malang benar nasibmu, wahai malam penyair yang berlagak setia kawan itu pun telah bungkam dengan mata terpejam. Maafkan, dia, Malam, kata-katanya sekarang tak laku. makanya telah ia tinggalkan begadang kalau toh ...

FIKSI | 17 August 2012 00:25

58   3   dibaca 1 inspiratif

Puisi

Dalam Lukisan Wajahmu

Terlalu manjanya kasmaran ini, memaksa mata mencuri-curi, ketika engkau kemari datang bagai bidadari. Dan, ketika rindu makin hari makin menepi, Sekali lagi, aku hanya sekedar bisa mencuri syukurlah, mata ini ...

FIKSI | 12 August 2012 10:55

133   0   dibaca Nihil

Puisi

Bapak, Anakmu Ini Telah Pulang!

Corong itu sudah berbunyi dan, masih saja, di tempat itu, ia kaku berdiri. bertahun-tahun, telah ia habiskan berkelana di negeri orang tak betah dihantui mimpi buruk tiap tengah ...

FIKSI | 2 August 2012 16:29

110   2   dibaca 1 menarik

Urban

Selamat Datang di Negeri Narcis!

Tokoh mitologi itu bernama Narcisius! Gila akan ketampanannya, di tepi kolam tak putus asa ingin ia cium bayangan wajahnya. Setiap kali bibirnya mau bertemu, pecahlah ...

OPINI | 31 July 2012 14:26

130   0   dibaca Nihil

Sosbud

Awas Penyakit “Suka Ngomong di Belakang”!

Apakah Anda pernah menemukan seorang yang hanya berani “ngomong di belakang”? Di depan terlihat seperti anak manis, di belakang seperti monster menjijikan. Pokoknya munafik kelas ...

OPINI | 27 July 2012 11:37

554   2   dibaca Nihil
1 2 3 Next »

Subscribe and Follow Kompasiana: