Hebat mana Antivirus Lokal dengan Impor???

10 Oktober 2012 15:29:02 Dibaca :

Dimasedu.net (Tegal) – Pembaca  yang budiman. Sudah beberapa kali banyak teman yang menanyakan tentang antivirus yang terbaik dalam menahan serangan virus pada computer mereka. “Edu sebenernya mana sih antivirus yang hebat?”, itu pertanyaan yang sering diajukan.


Dengan tidak mengurangi rasa hormat kepada teman-teman saya, kebetulan saya lebih banyak bekerja menggunakan OS Linux jadi tidak terlalu dibikin pusing oleh ulah virus yang bandel. Tapi, saya juga tidak sepenuhnya menggunakan Linux karena saya demen sekali dengan game yang hanya bisa dijalankan pada OS Windows. Padahal sudah saya install wine tapi tetep aja tidak mau berjalan di atas OS linux.


Oke, kita kembali ke permasalahan tadi tentang antivirus yang terbaik diantara anti virus yang terbaik. Sebelum lebih jauh membahas hal tadi saya ingin sedikit bercerita. Di, Negara kita ya.. Indonesia ada banyak sekali produk antivirus yang bisa kita pakai. Baik local maupun produk import, dari yang gratis sampai yang kata produsennya versi premium dengan berbagai fasilitas. Tapi, menurut saya sih masih sama saja dengan yang gratisan. (-_-“)


Mereka (local dan impor) sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangan. Karena  memang dari segi pengembangan dan pendaan berbeda jadi  hasil nya pun berbeda. Biasanya hal yang sering terjadi adalah kemampuan membaca ancaman yang timbul pada computer kita. Pengalaman saya, terkadang juga ada antivirus yang salah  membaca sebuah file dan tanpa konfirmasi langsung dilibas dan sudah pasti kita dibuat kelimpungan karena file yang penting harus terbuang percuma. Memang sih bisa kita dapatkan kembali dengan software recovery file, tapi ya.. nambah kegiatan yang seharusnya tidak terjadi.


Antivirus Lokal vs Antivirus Import


Antivirus local semacam Smadav, Ansav, PCMAV dan lainnya. Memiliki keunggulan (menurut saya) pada bagaimana kemampuan mereka melibas virus yang juga buatan local. Biasanya para mahasiswa  atau orang yang baru belajar programming, iseng bikin antivirus yang terkadang juga punya dampak yang luar biasa. Karena kebanyakan antivirus local dibuat menggunakan VBSCRIPT. Jadi, mudah sekali dilakukan pembersihan dengan menggunakan beberapa antivirus local.


Dari pengalaman saya pribadi, antivirus local juga tidak bisa dianggap enteng. Terbukti ketika ada serangan virus Conficker yang notabene adalah virus Import. Antivirus local semacam PCMAV dapat melibas si conficker dan kawannya kido / downadup. Dan tentunya dengan melihat hal semacam ini antivirus local tak kalah saing dengan produk import.


Lalu bagaimana dengan produk import?? Anda yang punya laptop, notebook/netbook, PC dll tentu sering dengar istilah Avira, Avas, Norton, Kaspersky dan lain lain. Ya, itulah gerombolan antivirus produk import yang saat ini banyak terpasang di banyak computer di seluruh dunia. Dengan berbagai macam fitur yang diberikan, terkadang membuat sebagian orang sangat yakin dengan antivirus produk Import.


Lalu bagaimana dengan kualitasnya? Produk import jelas mereka adalah antivirus yang benar2 memiliki basic yang sangat luar biasa, baik dari segi pengambangan serta sokongan dana yang mensupportnya. Kredibilitasnya tentu tidak diragukan lagi, tapi sekali lagi terkadang antivirus import sering salah baca terhadap file yang sebenarnya bukanlah virus. Walaupun sering mereka “memaksa” penggunanya untuk beralih kepada produk yang berbayar dengan “dalih” agar kemampuan antivirusnya lebih baik. Tapi, tetep sama saja dengan yang versi free alias gratis.


Namun, saya tidak ingin men-diskreditkan kredebilitas antivirus import. Dan tentunya tidak layak saya anggap sebelah mata kemampuan menghabisi virus di dalam computer kita. Antivirus import jelas masih diatas antivirus local tetapi tidak menutup kemungkinan antivirus local bakal sejajar dengan antivirus import.


Bagaimana sebaiknya?


Solusi yang terbaik yang bisa saya berikan adalah computer saya install dengan 2 antivirus sekaligus local dan yang import. Apa tidak bikin hang PC kita? Engga tuh. Buktinya saat ini masih awet dan belum ada program jahat yang menghabisi system saya. Jadi, bagi anda yang punya PC lebih baik install dua antivirus saja sekalian, local dan import. Lokal bertujuan menghabisi virus2 kelas local tetapi dapat juga menghabisi virus import juga serta antivirus Import.


Bagi saya pribadi, antivirus sebenarnya adalah sugesti kita saja. Saya contohkan, saya bersugesti bahwa Avira dan SMADAV adalah antivirus terbaik dan saya yakin dengan keduanya tidak ada virus yang akan merusak PC saya. Dan ternyata benar saja, tidak ada virus yang berhasil mengacak – acak PC saya, setidaknya sampai saat ini.


Yang terpenting saran saya adalah antivirus tersebut sering diupdate setiap hari. Kenapa setiap  hari? Soalnya kalo update setiap hari file yang didownload itu kadang tidak ada sampe 1 MB. Bandingkan dengan update satu minggu sekali atau satu  bulan sekali pasti besar file bisa ber MB MB. Sehingga bagi anda pengguna modem yang speed nya biasa saja tidak terlalu terbebani. Dan antivirus yang terupdate tentu akan lebih ampuh menahan gelombang serangan virus.


Kesimpulannya adalah…


Intinya untuk menjawab persoalan tersebut yaitu tentang kualitas Antivirus local dan import adalah bahwa keduanya dibutuhkan pada PC kita dengan kelebihan dan kekurangan masing masing. Dan yang terpenting :


1. Jangan malas memelihara PC anda. Karena kita tidak akan mendapati PC kita baik dan bagus kalo kita malas merawat.


2. Sering-lah update antivirus. Biasakan tiap hari update antivirus, ini juga masih berhubungan dengan point ke – 1.


3. Ber –SUGESTILAH- yang baik dengan salah satu jenis antivirus. Karena tidak didorong dengan sugesti yang baik maka saya jamin virus bakal mudahnya masuk.


4. Amankan segala jenis removable disk yang akan anda colokan ke PC. Biasanya Flashdisk yang tanpa sensor langsung anda pakai.


5. Ikut tips saya pada tulisan selanjutna.


6. Jika anda sudah melakukan semuanya jangan sungkan bertanya kepada ahlinya.



Semoga PC anda tetap berada terlindungi dari gelombang virus-virus nakal.

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?