HEADLINE HIGHLIGHT

Gila, Di Jakarta Ada Taksi Ferrari dan Porsche, Gratis Pula!

13 Juli 2012 12:48:34 Dibaca :
Gila, Di Jakarta Ada Taksi Ferrari dan Porsche, Gratis Pula!
Salah satu armada taksi super mewah milik MMcab. (foto:merdeka.com)

By. Masykur A. Baddal - Siapa yang akan percaya jika Indonesia pada kenyataannya memang miskin? Gaung sekitar kemakmuran negara Indonesia di luar sana, terdengar begitu mentreng. Berdasarkan statistik, negara dengan populasi terbesar ke empat dunia ini, menikmati pertumbuhan ekonomi yang stabil, dengan laju pertumbuhannya terbilang sangat konsisten setiap tahunnya. Ditambah lagi dengan pengucuran dana pinjaman dari Indonesia sebesar satu milyar dollar untuk IMF baru-baru ini, yang sedianya akan digunakan sebagai dana bantuan bagi negara-negara barat yang sedang terpuruk akibat krisis ekonomi global. Kunjungan resmi delegasi Bank Dunia ke Indonesia, yang dipimpin langsung oleh Direktur Pelaksananya Dr. Sri Mulyani. Juga secara implisit, mengindikasikan bahwa Indonesia sebagai negara mapan dan  terbebas dari krisis yang sangat menakutkan tersebut. Apalagi dalam pertemuannya dengan Presiden RI di Jakarta, Bank Dunia meminta Indonesia untuk lebih berperan dalam menghadapai badai krisis yang sedang melanda negara-negara besar dunia. Yang sangat mencengangkan adalah, kehadiran taksi yang menggunakan armada super mewah dunia, yaitu kendaraan bermerek Ferrari dan Porsche. Nampaknya belum ada perusahaan taksi dunia yang berani menggunakan kendaraan jenis ini sebagai armada taksinya. Kalaupun ada mungkin masih dapat dihitung dengan jari. Namun, di tengah kesibukan penduduk Jakarta dengan hingar bingarnya Pilkada Jakarta. Justeru perusahaan MMcab gencar berpromosi tntang pengoperasian taksi super mewah tersebut. Bahkan mereka berani menggratiskannya selama masa promosi berjalan, hingga tanggal 18 Juli mendatang. Semua peristiwa di atas, otomatis telah menempatkan posisi Indonesia sejajar dengan negara-negara maju dan besar dunia lainnya. Memang secara kenyataan, Indonesia sudah sangat berhak untuk menduduki posisi tersebut, mengapa? Enam puluh tujuh tahun sudah Indonesia merdeka. Negara kawasan yang dulunya berada jauh dibawah Indonesia dari segi kemapanan ekonomi, kini telah jauh meninggalkan republik ini. Kita seolah masih tenggelam dalam tidur panjang, dan masih dininabobokkan dengan mimpi dan retorika belaka. Akankah ini sebagai pertanda bahwa Indonesia akan menuju ke arah sana? Let's wait and see. Namun, jika kita meneropong jauh ke dalam sana, ke seluruh pojok nusantara. Rakyat Inonesia masih banyak hidup di bawah garis kemiskinan. Bahkan, untuk bisa makan tiga kali sehari pun harus berani untuk menyabung nyawa dengan keganasan kota. Tiwul dan gaplek sebagai pengganti bahan makanan pokok, sudah bukan rahasia lagi bagi rakyat Indonesia. Karena memang tidak ada pilihan lain untuk terus bisa bertahan hidup. Jadi anggap saja semua gembar-gembor kegemerlapan tersebut sebagai sebuah mimpi indah bangsa, yang mungkin beberapa saat lagi bangsa ini akan berada disana, apalagi bulan depan negeri ini akan genap merayakan ulang tahunnya yang ke-67 tahun, yaitu usia yang sudah sangat-sangat matang. Who knows!. Salam.

Masykur A. Baddal

/coffeeaceh

TERVERIFIKASI (BIRU)

.:: Berbagi untuk kemajuan bersama, demi kemajuan bangsa ::.
....Pernah bermukim di negeri kinanah/Mesir +/- 30 tahun....
selalu ada di: www.tiketonline.info

Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?