Medali dari Oswego, New York

23 Juni 2013 10:20:55 Dibaca :
Medali dari Oswego, New York
-

Berbeda dengan di masa-masa lalu, saat ini ada banyak kompetisi atau olimpiade di bidang ilmu pengetahuan di tingkat internasional. Tidak semua bisa terliput oleh media. Salah satunya adalah Genius Olympiad yang berlangsung di State University of New York, Oswego 16 - 21 Juni 2013. Pada olimpiade yang bertajuk International High School Environment Project Olympiad ini Indonesia berhasil membawa pulang 2 medali perak dan 1 perunggu untuk bidang sains dan 1 honorable mention untuk bidang seni. Medali perak pertama diperoleh oleh Nisrina Nuramalia Fathina dari SMA Kharisma Bangsa Tangerang Selatan dengan penelitiannya yang berjudul "The utilization of peanut hull waste (Arachis hypogaea L) as electrolyte source, sunscreen and alternative board." Medali perak kedua diraih oleh Abi gunawan dan Putrie Rizki dari SMAN Sumsel (Sampoerna Academy) Palembang dengan judul penelitian "The use of ammonium sulfate as the coagulant for purifying the swamp water to clean water in Jakabaring Palembang."

Sedangkan medali perunggu diraih oleh Edwin Luthfi Saputra dan Stevanny dari SMAN 10 Malang dengan judul penelitian "Interconnected reactor multifunction minerals producer zero by zero. Satu honorable mention untuk bidang seni diraih oleh Teuku Zulfikar Bahagia Putra dari SMA Cut Nyak Arief Fatih Boarding School Banda Aceh.

Sore ini, (Minggu, 23 Juni 2013) sekitar pukul 16.00, anak-anak muda yang sudah mengharumkan nama bangsa ini akan mendarat di Bandara Soekarno Hatta.  Hampir tak ada yang tahu. Tak pula ada media yang memberitakannya.

Abdullah Muzi Marpaung

/bangmuzi

Aku, bersama bojo, dan beberapa anak muda yang idealis mengelola Rumah Sains ilma. Di sini, anak-anak datang untuk bermain, bertanya tentang semesta, bercerita tentang mimpi mereka, mengamati bunga yang berubah warna, melakukan percobaan-percobaan sederhana.
anak-anak menggerakkan mesin sains dan teknologi dengan sedotan plastik, gelas-gelas bekas, ban dalam sepeda, tumbuhan di pekarangan dan bahan-bahan dapur yang beragam.
anak-anak tumbuh menjadi diri mereka yang sejati : eksploratif. ingin tahu. berani mencoba. terbuka. gembira.

Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?