Arimbi Bimoseno
www.kompasiana.com/arimbibimoseno1

http://arimbibimoseno.com
Kompasianer sejak:
26 September 2012
Tulisan : 570 artikel
Komentar : 2494 tanggapan
Rubrikasi
Arsip Tulisan s
Terbaru

Cerpen

[Fiksi Fantasi] Sarung Tangan

- Arimbi Bimoseno Nomor 80 - Hidup terasa sangat membosankan bagi Rendra. Dari pagi sampai malam pekerjaannya mencuci piring di restoran cepat saji, dengan bos yang cerewet, tukang ngomel ...

OPINI | 3 jam lalu

41   0   dibaca 5

Cerpen

[Fiksi Fantasi] Air Mata Berlian

- Arimbi Bimoseno Nomor 80 - Besok usiaku genab tujuh belas tahun, dan untuk pertama kalinya aku akan menghirup udara segar dan merasakan panasnya matahari. Aku ingin tahu seperti ...

OPINI | 9 jam lalu

66   12   dibaca 10

Novel

Everyday I love You

- Vivian Zen Everyday I love You - Setelah mengantar mama pulang, aku ikut Fedy ke studio. Sudah lama tidak ke studionya, sudah lama tidak bertemu teman-temannya. Studio Fedy ...

OPINI | 14 September 2014 10:32

94   1   dibaca 4

Novel

Pengin Mengelola Butik, Meneruskan Usaha Mama

- Vivian Zen Pengin Mengelola Butik, Meneruskan Usaha Mama - Untuk ke sekian kalinya Bono diam sejenak, seperti memberi jeda pada dirinya sendiri, melepas kaca matanya sebentar, memakainya kembali ...

OPINI | 13 September 2014 20:45

64   5   dibaca 4

Novel

Mama yang Sedang Rapuh

- Vivian Zen Mama yang Sedang Rapuh - “Kak, mama nangis lagi,” Zakia membuatku mengalihkan perhatian dari laptop kepadanya. Aku berdiri dan mengikuti langkah Zakia menuju kamar mama. Kami masuk ...

OPINI | 12 September 2014 17:08

89   0   dibaca 5

Novel

Akhir Kehidupan Paula

- Vivian Zen Akhir Kehidupan Paula - Sopir taksi yang aneh. Sepanjang perjalanan, dia diam saja. Aku bicara, tidak ditanggapinya. Aku bertanya, tidak dijawabnya. Apa dia tuli? “Depan, belok kanan ...

OPINI | 11 September 2014 17:52

97   4   dibaca 8

Novel

Ketemu Polisi Sakit Jiwa

- Vivian Zen Ketemu Polisi Sakit Jiwa - “Kamu cantik sekali,” Kapten Theo mendekatkan kepalanya ke wajahku, mulutnya bau alkohol, refleks aku berdiri dan bergerak mundur. “Jangan takut, hahaha….,” polisi ...

OPINI | 10 September 2014 09:20

132   0   dibaca 2

Novel

Bahasa Tubuh Kapten Theo yang Mencurigakan

- Vivian Zen Bahasa Tubuh Kapten Theo yang Mencurigakan - Berjalan lima kali putaran, mama berhenti. Kudekatkan kursi roda padanya. “Vivian, mama minta maaf,” kata mama setelah duduk dengan posisi ...

OPINI | 9 September 2014 21:23

105   2   dibaca 3

Novel

Di Rumah Perlindungan Saksi

- Vivian Zen Di Rumah Perlindungan Saksi - Di dalam toilet, napasku naik-turun tak beraturan. Mataku menyapu seluruh ruangan, mencari-cari benda yang bisa dijadikan senjata. Cermin berbingkai kayu yang ...

OPINI | 9 September 2014 09:28

82   2   dibaca 5

Novel

Mencari Jalan Keluar

- Vivian Zen Mencari Jalan Keluar - Entah apa yang dilakukan nenek, tahu-tahu sebuah pohon besar tumbang dan roboh, menimbulkan suara gaduh. Sontak orang-orang berlarian ke arah sumber suara ...

OPINI | 8 September 2014 10:55

89   2   dibaca 2
1 2 3 ... 57 Next »

Subscribe and Follow Kompasiana: