Ambae.exe
Ambae.exe wiraswasta

Computer Application, Maintenance and Supplies

Selanjutnya

Tutup

Ekonomi

Kursus Menjahit Libatkan Pengusaha Bantaeng

18 Mei 2017   16:13 Diperbarui: 18 Mei 2017   16:29 24 0 0
Kursus Menjahit Libatkan Pengusaha Bantaeng
Ibu-ibu rumah tangga di Bantaeng ikuti Pelatihan Kursus Menjahit (17/05).

Pemerintah Kabupaten Bantaeng melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bantaeng bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Bantaeng menggelar Pelatihan Kursus Menjahit bagi Ibu-ibu rumah tangga. Diikuti sekitar 20 orang, kesemuanya merupakan kaum ibu rumah tangga yang sebelumnya belum memiliki pengetahuan menjahit.

Sementara pelaksana menghadirkan pengusaha Bantaeng sebagai narasumber. Ragina merupakan pemilik Toko Sentosa yang dikenal membuka usaha menjahit sejak puluhan tahun silam. Warga Negara Indonesia keturunan Tionghoa ini turun temurun mewariskan usaha menjahit serta penjualan alat dan bahan menjahit. Kemahirannya dalam hal jahit menjahit mendapat perhatian penuh Pemerintah sebagai mitra kerja dalam tiap pelatihan.

Pengusaha lainnya yakni Hajrah, penghuni Asrama Kalokko dalam kompleks perumahan TNI milik Kodim 1410 Bantaeng. Dirinya juga telah lama menggeluti usaha menjahit di daerah ini. Kedua narasumber memiliki karakter berbeda dengan teknik yang berbeda pula. Sehingga menjadi harapan bagi peserta untuk memadukan ilmu dan pengetahuan yang didapatnya setelah pelatihan.

Sebelum memulai pelatihan, para peserta diberi pembekalan. Tentunya peserta diharapkan bisa mengikuti dengan seksama pelatihan serta disiplin dalam memahami tiap tahapan materi yang disampaikan narasumber. Tak hanya teori, bahkan akan lebih banyak praktek diberikan kepada peserta dengan langsung berhadapan pada bergabai teknik menjahit.

Hadir pada pembekalan yang digelar Rabu pagi (17/05), Hj. Aisyah Yasin (Ketua GOW Kabupaten Bantaeng) selaku Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bantaeng dan Vinka Nandakasih (Ketua DWP Kabupaten Bantaeng). "Saya berharap peserta bisa memanfaatkan peluang besar ini untuk belajar memahami teknik menjahit. Juga berharap Ibu-ibu melanjutkan dengan membuka usaha yang lebih produktif khususnya dari hasil menjahit. Dengan teknik yang dikuasai, minimal Ibu-ibu bisa membuat pakaian untuk diri sendiri. Bahkan bisa untuk dijual dan menambah penghasilan keluarga." harap Aisyah Yasin dalam sambutannya mewakili Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bantaeng.

Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan warga masyarakat yang belum memiliki dasar menjahit. Peserta dapat meningkatkan kreatifitas dan teknik menjahit yang baik sekaligus mengasah jiwa enterpreneur yang dimiliki. Betapa tidak, hasil menjahit berupa baju, celana dan sebagainya yang diproduksi sedemikian rupa kemudian dipasarkan mampu memberi nilai ekonomi bagi pembuatnya. (AMBAE)


salam #AMBAE