Herman Malano, Kado Hari Kebangkitan Nasional!!!

23 Mei 2011 07:09:39 Dibaca :

Tatkala kegaduhan di tubuh PSSI disebut sebagai kado buruk bagi hari kebangkitan Nasional, maka buah Karya Herman Malano adalah kado baiknya. Herman Malano adalah seorang mantan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang sedang membangun mal Bambu Kuning Square (BKS) di Tanjungkarang, Lampung, dengan luas area bangunan 6.800 meter persegi. BKS ini adalah satu-satunya pasar modern pertama yang dibangun untuk PKL.


Menarik sekali sosok yang diangkat oleh KOMPAS pada Rabu 18 Mei 2011 ini. Ia berjuang ditengah cemoohan dan godaan, tak kenal lelah, tiada pasrah. Tanpa dukungan oleh pemerintah dan modal finansial pada awal 2009, ia tak berkecil hati, sebab ia berkerja dengan hati. Ya.. hati yang memiliki cita-cita yang tinggi, yaitu menjadi solusi bagi permasalahan negeri.


Banyak nian pengkritik di negeri ini, sebaliknya amat sedikit yang memberi solusi yang berarti.


Beruntunglah orang-orang seperti Herman Malano dan mari dukung orang-orang seperti ini, setidak-tidaknya dengan do’a. Semoga cita-cita Herman Malano untuk menduplikasikan BKS ini seluruh Provinsi di Indonesia menjadi kenyataan.


Intinya, pelajaran yang diambil bukan pada duplikasi BKS ini ke 33 Provinsi yang ada di Indonesia, namun pada semangat untuk mencari solusi berarti bagi negeri ini.


Semoga lahir Herman Malano - “Herman Malano” lainnya di negeri yang tengah dilanda krisis multi dimensi,  nan langka solusi dan minim appresiasi.


*Cukup lama terpikir, setidaknya sejak lima tahun yang lalu, mengapa pedagang kaki lima (PKL) di Indonesia selalu di bubarkan ‘aparat’ dengan alasan mengganggu “ketertiban kota”?, namun tanpa solusi yang nyata!. Kini, Herman Malano telah Menjawabnya.


Baca Lengkap di:


http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2011/05/18/09200262/Herman.Membangun.Mal.untuk.Para.PKL


KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?