HIGHLIGHT

Haruskah Puskemas Menolak Pasien?

13 Juni 2012 08:22:39 Dibaca :

Status Facebook kawan saya di Batusanggkar jam 14. 19 WIB tadi:




Almarjan Sufie


alhmdlh slmt smpe rumah walaupun bawa motor dg jarak tempuh -+20km dg kondisi kepala spt mw pecah+badan pegal2. dan terima kasih utk puskesmas pagaruyung yg sdh menolak pasien (saya) diatas jam 12 siang walaupun petugas msh ada(penjaga loket, dokter, petugas apotik). Salut buat anda smua yg sdh disiplin dg waktu.



Status Facebook kawan itu membuat saya merinding.  Begini benar nasib rakyat kecil di negri ini?  tidak sekali dua kali saya mendengar keluhan masyarakat tentang kinerja puskemas. Setelah saya bertanya ke Datok Google ternyata kondisi ini hampir terjadi di seluruh indonesia.


Banyak Puskemas yang  menolak pasien yang berobat diatas jam 12.00 WIB , puskesmas tidak mau mengeluarkan surat rujukan untuk pasien ke Rumas Sakit karena tidak ada dokter atau petugas lagi di jam kerjapadahal pasien miskin itu dalam kondisi kritis, ada puskemas yang menolak pasien jamkesmas bahkan Rumah Sakitpun banyak yang menolak pasien jamkesmas ini, masih banyak ditemui Puskesmas yang hanya melayani warga yang butuh pelayanan kesehatan sampai jam 11.00 padahal jam kerja PNS didaerah itu pukul 08.00 WIB - 16.00 WIB. Namun lucunya jika yang datang anggota dewan atau pejabat walau tidak ada dokter jaga langsung dicarikan atau dijemput kerumahnya.


Hemat saya, pemerintah baik pusat maupun daerah harus membuat seluruh  puskesmas bisa memberikan pelayanan 24 jam, karena jika pelayanan seperti ini tentu merugikan warga yang butuh pelayanan kesehatan. Kebutuhan kesehatan itu tak bisa ditentukan dengan jam kerja.


Jika alasannya adalah keterbatasan tenaga sehingga hanya beberapa puskemas yang bisa buka 24 jam, maka Puskesmas yang bukan buka 24 jam, harus buka sesuai jam kerja yaitu 08.00 - 16.00 WIB. Apalagi di daerah pelosok yang warganya sangat membutuhkan puskemas. Jika alasan minat warga terhadap Puskesmas masih kurang, itu karena puskemas tidak memberikan pelayanan yang optimal dan cepat tutup. Coba puskemas memberikan pelayanan maksimal tentu minat warga akan tinggi.


Kalau alasannya puskemas tutup tutup lebih cepat lantaran siangnya lebih banyak mengurusi administrasi yang ada, hadoh....puskesmas itu kan didirikan kan untuk melayani kesehatan, apa tidak bisa adminstrasi dikerjakan sambil melayani? Untuk apa banyak petugas di puskesmas!


Sekali lagi kebutuhan kesehatan itu tak bisa ditentukan dengan jam kerja!



Mustafa Kamal

/alchemist

TERVERIFIKASI (HIJAU)

Abdinegara/Apa adanya
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?