Polisi Menikmati Ketelanjangan Novi Amalia ?

19 Oktober 2012 16:51:21 Dibaca :

Sungguh diluar kepatutan ulah para oknum polisi yang menikmati ketelanjangan (Setengah Bugil) Novi Amalia, seorang Model yang mengendarai mobil dan menabrak tujuh orang disepanjang jalan ditengah lajunya mobil yang dikenderainya dalam keadaan setengah bugil.

Sepatutnya ketika Novi ditangkap dan diperiksa, Novi segera ditutupi tubuhnya terlebih dahulu, bukan diperiksa dalam keadaan setengah bugil. Akibat dari peristiwa tersebut, dikabarkan beredar foto-foto novi setengah bugil dengan disaksikan beberapa polisi. Foto tersebut jelas mengisyaratkan bahwa polisi pun menikmati ketelanjangan Novi, dan itu sama halnya dengan polisi sudah melakukan tindakan pelecehan terhadap wanita yang sedang tidak berdaya.

Sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, bukankah sebaiknya polisi bertindak lebih aktif untuk menutupi tubuh Novi terlebih dahulu sebelum melakukan interogasi. Beredarnya foto-foto Novi dalam keadaan setengah telanjang dan beberapa polisi, jelas bukan saja menjadi aib bagi Novi, tapi juga bagi kepolisian.

Peristiwa ini semestinya menjadi pembelajaran yang berharga bagi kepolisian, bukankah ada Polwan yang seharusnya langsung menangani Novi dan menutupi tubuh Novi agar tidak terlihat setengah telanjang. Apalagi diketahui bahwa kondisi Novi dalam keadaan depresi berat, adalah seharusnya tindakan pengamanan yang terlebih dahulu dilakukan, bukanlah pemeriksaan.

Dengan beredarnya foto-foto tersebut, maka wajar kalau masyarakat beranggapan bahwa oknum-oknum dikepolisian menikmati ketelanjangan Novi, saat mulai dari penangkapan sampai pemeriksaannya. Padahal seharusnya ketika diketahui bahwa Novi dalam keadaan setengah telanjang ketika ditangkap, polisi harusnya menutupi tubuhnya sebelum dilakukan pemeriksaan.

Aji Najiullah Thaib

/ajinatha

TERVERIFIKASI (BIRU)

Kaum Proletar buruh para Kapitalis yang kebetulan saja hobby menulis..
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?