PILIHAN

Hei Cewek, Jangan Pandang Sebelah Mata Gebetanmu

20 April 2017 19:09:18 Diperbarui: 20 April 2017 19:39:17 Dibaca : Komentar : Nilai : Durasi Baca :
Hei Cewek, Jangan Pandang Sebelah Mata Gebetanmu
pixabay.com

“Heh cowok, bajuku ini bagus ga? Pantas ga aku memakainya? Kelihatan seksi ga?"

"Biasa aja kok tapi, badan kamulah yang luar biasa."

Salah satu bentuk pujian penuh kejutan dari pertanyaan cewek yang terkadang membuat dirinya seketika berbunga-bunga. Bagaimana tidak, ketika cowok diberikan pertanyaan demikian ternyata jawaban yang didapatkan tidak sesuai harapan. Namun diluar dugaan tiba-tiba dirinya ditinggikan kembali. Sangat mengejutkan bukan?

Cinta itu butuh pernyataan bukan sekedar kode atau gombalan. Tulisan yang cukup komprehensif, dibuat oleh wanita yang pernah merasakan dunia muda. Satu persatu isi tulisanku sebelumnya dibantah. Dari mulai pujian yang dianggapnya gombal belaka sampai, ketidaktahuan wanita sedang didekati.

Sebagai seorang cowok yang pernah mendekati cewek, perlahan aku mulai mengerti sesuatu yang ada dalam diri wanita. Dari mulai sikap, kebiasaan, dan tingkahlaku manjanya semua sudah saya temukan.

Wanita itu adalah makhluk yang kompleks. Dia tidak hanya ingin dimengerti tetapi juga dipahami. Salah satunya mengenai pujian, dia tidak sekedar ingin dipuji, akan tetapi berharap kejutan lain dibalik pujian tersebut juga didapatkannya.

Gombal dan pujian

Mungkin sudah menjadi kehendak  alamiah bahwasanya, cewek adalah makhluk yang senang dipuji. Pasalnya,  dengan pujian wanita merasa kesempurnaan itu melekat dalam dirinya.

Juga hal lain yang membuatnya bahagia adalah perhatian orang secara tidak langsung. Sudah tentu cowok yang sering memperhatikannya, baik karena parasnya yang memang cantik, ataupun penampilannya yang modis.

Namun tidak sedikit pula banyak cewek yang menganggap pujian tersebut hanya gombal belaka. Karena, dirinya merasa bahwa apa yang dikatakan cowokitu terlalu dilebihkan dan bla bla bla.

Sekarang mari kita bedakan gombal dan pujian, misal.

"Bapak kamu tukang gali kubur ya?"

"Ngga kok, kenapa emang?"

"Ya habis tiba-tiba kamu kok terasa masuk dan terkubur dalam hatiku"

Mungkin itulah salah satu kalimat pujian untuk cewek. Dari kalimat tersebut kita melihat kesan bahwa itu hanya sekedar lips service dan bualan belaka, jadi bisa disebut gombal. Orang cuma dari mulut doang ga tulus dari hati.

Berbeda dengan rayuan yang pernah kutuliskan sebelumnya. "Nduk, setiap melihatmu tubuhku tiba-tiba merasa hangat ya. Sinar matamu memancar cerah penuh kedamaian dalam hati. Namun, Jikalau terus menatapnya mataku terasa sakit. Karena dunia ini gelap, hanya kamulah yang bersinar penuh warna.”

Itu mungkin salah satu bentuk pujian cukup mujarab buat ceweksenang. Coba jabarkan lagi kata-katanya. Pertama memuji ketika melihat wajahnya, kemudian dijatuhkan dengan kata "mata ini sakit", terakhir ditinggikan kembali. Bukankah itu hal yang mengejutkan?

Seperti diparagraf awal kusebutkan, ketika cewek bertanya mengharapkan pujian seketika cowok menjatuhkan, kemudian meninggikannya kembali. Bukankah cewek senang dengan kejutan-kejutan yang diberikancowok?

Nah dari dua contoh di atas sudah tentu kita bisa membedakan mana yang memuji dan menggombal bukan? Memuji perlu objek, sedangkan gombal tidak perlu. Nah jikalau kita menemukan sebuah objek yang menarik dan pantas dipuji demikian kenapa tidak?

Berarti pujian yang kusampaikan sebelumnya benar bukan? Secara bisa membuat cewekterkejut dan tidak menyangka tiba-tiba ditinggikan. Haha

Cowok lebih senang sesuatu yang realistis kok daripada sok romantis

Sudah bukan lagi rahasia umum ketika mengetahui bahwa, wanita senang jika dikirimi lagu. Dirinya merasa sangat terhibur ketika dikirimi nyanyian dari si cowok. Sehingga terkadang membuatnya menjadi semakin manja, meminta terus kiriman lagu setiap saat.

Kami para cowok sesungguhnya tidak pernah mengklaim bahwa yang kami lakukan adalah bentuk keromantisan. Pujian, syair, ataupun lagu yang kami kirimkan hanya sebatas untuk menghiburmu.

Ketahuilah, semua itu dilakukan cowok adalah bentuk perhatiannya pada dirimu. Jadi tidak bisa terus-terusan melakukan hal demikian. Persetan dengan romantis atau tidak, kami memberikan itu semua semata-mata untuk melepas kejengahanmu kok.

Kalau tidak suka bilang kek

Menggantung, ini menjadi sifat alamiah yang tertanam dalam diri cewek yang ada di jagat raya. Pasalnya, ketidak jelasan akan hubungan tidak pernah sama sekali diutarakannya. Ketika pujian, perhatian, dan pengertian sudah diberikan cewek tidak selalu meresponnya dengan baik.

Dia lebih memilih bersikap sok “jual mahal” daripada mengatakan langsung bahwa dia benar-benar tidak suka. Padahal jika dia mau mengatakannya, hal itu lebih dihargai oleh cowok daripada tergantung beban perasaan.

Apa susahnya sih cuma ngomong gasuka? Jadi lebih baik jujur dan hargai apa yang sudah dia lakukan untukmu.

Kalo saling suka kenapa harus gengsi?

Tidak bisa dinafikan lagi, wanita adalah makhluk yang memiliki tingkat gengsi sangat akut untuk mengungkapkan, apalagi menyatakan sesuatu hal yang berhubungan dengan perasaan. Oleh karenanya ketika kode dari cowok dilayangkan justru terkadang dirinya bersikap acuh dan tidak peduli.

Namun ketahuilah, cowok memberikan kode sebenarnya hanya sebatas menguji respon si cewek. Dirinya ingin mengetahui apakah respon yang diterimanya itu baik ataupun buruk. Tidak perlulah gengsi untuk saling mengungkapkan perasaan. Kenapa harus nunggu ditembak sih?

Pengalaman saya beberapa kali menjalin hubungan, baru satu kali saya melakukan penembakan ke cewek. Sisanya ya jadian tanpa sebab.

Pasalnya bagiku, melakukan tembakan terkadang membuat diri tidak siap untuk menerima apapun jawaban. Sebaliknya dari sisi cewek sudah tentu terasa pekewuh dan tidak siap untuk cepat memberikan jawaban. Coba deh perhatikan cewek mana yang ditembak ga ngomong “pikir-pikir dulu”. Tidak ada bukan?

Kalo memang saling suka ya sama-sama nyatakan dong jangan hanya menunggu karena gengsimengungkapkan. Karena sebuah ketulusan itu lahir ketika keduanya saling menyatakan bukan menyembunyikan.

Salam

Agita Bakti Wardhana

/agitwardhana

TERVERIFIKASI

Mahasiswa kelontong bodoh, pemalas, tukang modus.
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH PLATFORM BLOG, SETIAP ARTIKEL MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.
LABEL muda muda

NILAI :

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana