Wamdi Jihadi
www.kompasiana.com/Wamdi
| Tulisan | : | 20 artikel |
| Komentar | : | 15 tanggapan |
![]() |
![]() |
Kirim Pesan | |
![]() |
|
Jadikan Teman | |
![]() |
Google+ | ![]() |
Laporkan |
Usia adalah rentang waktu kesempatan yang disediakan oleh yang Maha Kuasa untuk mengisinya dengan berbagai amal kita. Di sepanjang waktu tersebutlah ada manusia yang menyejarah, ...
Tidak salah memang melebelkan keterkaguman dengan keberhasilan yang diraih seseorang, karena manusiawinya manusia memang begitu; teduh mata memandang yang cantik, terbit selera pada yang menarik. ...
Masa lalu dan masa depan, dua masa yang kedua-duanya kita tidak sedang berada di sana, yang pertama tidak lagi, sedangkan yang kedua belum tentu. Tidak lagi ...
“Kenapa kita mesti berbeda! Karena sejarah terlalu enggan untuk mencatat mereka yang hidup apa adanya.” Berlahan tapi terus berinsut, demikianlah tabiat sang waktu, disadari atau pun ...
Asar baru saja usai. Sepulang dari masjid al-Wahhab saya kembali mengikuti rutinitas harian membaca karya sastra hingga maghrib. Dan memang sebelum mulai kuliah saya mengatur ...
Menjadi guru di perkotaan mungkin tidak terlalu sulit kita mencarinya, karena banyak memang yang merindukannya tersebab fasilitas yang tersedia kapan pun itu. Namun, ketika diminta ...
Betapa banyak di antara kita yang sulit membagi waktu antara pekerjaan dan keluarga. Keduanya menuntut peran kita semaksimal mungkin, agar tidak muncul pergesekan. Ada yang ...
“Anak muda, cobalah ambil pasir itu segenggam kemudian lemparkan!” pemuda itu kemudian menurutinya. “Sekarang cobalah kau pungut pasir-pasir itu kembali.” “Bapak tua, bagaimana saya bisa memungutnya kembali, ...
Asar baru saja usai. Matahari berlahan tumbang ke Barat. Sekelompok demonstran terus menerus berorasi, beryel-yel dan bernyayi, “Di mana di mana uang rakyat kita, uang ...
“Ustadz, ustadz! ada yang kelahi.” Sontak saya terbangun dari tidur ayam selepas shalat Isya. Secepat kilat saya berlari ke hujrah yang saya asuh, hujrah Bilal ...