Lihat ke Halaman Asli

Indonesia Pulih Lebih Cepat dari Malaysia dan Thailand

Diperbarui: 19 Juni 2022   20:40

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Ekonomi Pulih, Indonesia Balik Jadi Negara Berpenghasilan Menengah Atas Pada 2022.Foto/ilustrasi Shutterstock via kompas.com

Sama seperti Indonesia, Malaysia juga ingin   Tesla investasi di Malaysia. Namun negara ini pesimis bisa menarik Tesla kenegaranya.

Pakar otomotif Malaysia menyebut bahwa keputusan Tesla Inc untuk berinvestasi di Indonesia daripada di Malaysia  tidak mengejutkan (tepat) karena Indonesia memiliki kelebihan.

Pakar otomotif Malaysia Daniel Fernandez mengatakan kebijakan otomotif nasional Malaysia atau NAP tidak sejelas tetangganya ( Indonesia)

“Di Indonesia, Thailand dan Singapura,  jelas insentif seperti apa yang diberikan kepada perusahaan otomotif internasional yang berinvestasi di negara tersebut,” kata Fernandez, yang menjalankan situs berita otomotif DSF.my.

Chips Yap seorang pakar Malaysia juga mengatakan, pasar  Malaysia sebagai pasar yang bias.

 Yap yang pengelola PISTON.my, sebuah perusahaan otomotif melihat “Indonesia  memiliki pasar yang lebih besar – dan itu  akan menjadi faktor dalam menarik investor.

Presiden Indonesia  dengan CEO Tesla Elon Musk dalam pertemuan di situs peluncuran SpaceX di Texas, 14 Mei. Foto: Facebook via Malaysia. Now.

Komentar mereka menyusul beredarnya foto pertemuan antara CEO Tesla Elon Musk dengan Presiden Indonesia Joko Widodo dan PM Ismail Sabri yang ingin menarik Tesla ke Malaysia.

Banyak pengguna internet yang mengejek pemerintah, termasuk Perdana Menteri Ismail Sabri Yaakob, dengan mengatakan bahwa perusahaan asing lebih tertarik berinvestasi di negara tetangga daripada di Malaysia sendiri.

Namun, Menteri Perdagangan dan Industri Internasional Mohamed Azmin Ali  mengatakan bahwa Malaysia telah menarik investasi baru senilai RM16,52 miliar dari AS.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline