Lihat ke Halaman Asli

SUARDI

Buruh tani

Kisah Socrates, Filsuf yang Dihukum, Mati Minum Racun

Diperbarui: 22 September 2022   17:37

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Ilustrasi/pixabay.com 

Pengorbanan yang diberikan untuk memperoleh kebebasan akal sering kali sangat tinggi. 

Socrates dihukum mati karena ia bersikeras mengajukan pertanyaan-pertanyaan mengenai berbagai hal kepada mereka yang merasa mengetahui. 

Kemudian Galileo disiksa dan Bruno dibakar diatas unggunan kayu bakar, karena menentang kepercayaan-kepercayaan yang dianut umum pada masa itu. 

Spinoza dijuluki seorang ateis, sedangkan Descartes terpaksa melarikan diri untuk menyelamatkan jiwanya. 

Kisah Socrates Dihukum Mati

Lama berselang pada tahun 399 SM, Socrates dihukum mati atas tuduhan merusak jiwa kaum muda di Athena. Ia harus mati dengan meminum racun pada suatu hari tertentu. 

Socrates mempunyai teman yang kaya-kaya. Suatu ketika temannya ingin membantunya keluar dari penjara karena temannya menganggap Socrates dihukum secara salah. 

Teman Socrates membantu dirinya untuk melarikan diri. Mereka pun berhasil menyuap pengawal penjara dan membujuk Socrates agar melarikan diri. 

Mungkin jika kita berada diposisi Socrates kita pasti akan melarikan diri. Tapi, tidak dengan Socrates, ia tidak mau meninggalkan penjara. 

Kepada kawan-kawannya Socrates berkata ia mau menerima tawaran mereka, asalkan perlu ditentukan terlebih dahulu apakah perbuatan melarikan diri itu layak baginya. 

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline