Lihat ke Halaman Asli

Minyak Jarak, Alternatif Pengganti Bahan Minyak Bumi atau Biodiesel

Diperbarui: 20 September 2022   17:09

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Sumber: Republika.co.id

Tanaman jarak merupakan tanama dari family  Euphorbionta atau tumbuhan berpembuluh.  berasal dari famili dengan famili Euphorbiaceae, dengan genus jatrhopa  dengan nama ilmiah jatrhopa curcas L, sedangkan nama-nama daerah pohon jarak juga berbeda-beda.

Morfologi tanaman ini berbentuk perdu, daun jarak  cukup besar, warna daun hijau , helaian daun berbentuk bulat telur dengan pangkal berbentuk jantung, bersudut dan berlekuk. Pada  bagian batang, berkayu, silindris, kulit batang berwarna keabu- abuan, bagian batang juga terdapat lateks.

Selanjutnya pada bagian bunga  bersifat majemuk berwarna kuning , bakal buah tersusun tendan dan bulat telur,

Minyak jarak mulai dikenal sebagai sumber energi alternatif biodesel. Biodesel dihasilkan dari minyak yang diperoleh dari biji tanaman jarak yang banyak tumbuh di daerah tropis seperti indonesia. 

Minyak jarak dari biji jarak tanaman pohon jarak merupakan tanaman pagar yang mempunyai potensi untuk dikembangkan sebagai tanaman penghasil untuk dikembangkan sebagai tanaman penghasil minyak pengganti  bahan bakar minyak bumi,  tanaman ini juga mudah dibudidayakan karena memiliki beberapa unggulan salah satunya  manfaat tanaman jarak buat kehidupan manusia. Jelas banyak dong ya manfaatnya salah satunya:

1. Sebagai alternatif pengganti bahan bakar minyak, namun pengolahannya jelas tidak gampang dong ya, perlu teknologi  dan para ahli dalam memprosesnya dan terdapat pada biji jarak

2. Minyak pijat  atau minyak urut

3. Minyak rambut

4. Pengobatan tradisional (infeksi kulit, diare, demam, luka berdarah, gatal dan  kutu air)

5. Saripati daun yang berupa airan bisa dimanfaatkan sebagai  antiseptik saat persalinan, solusi  obat batuk

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline