Lihat ke Halaman Asli

Waspada Berita Hoaks terhadap Vaksinasi

Diperbarui: 7 Januari 2021   16:07

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Jatengprov.go.id

Akhir-akhir ini menjelang diadakannya vaksinasi kepada masyarakat banyak pula berita-berita dari pihak yang tidak bertanggung jawab yang tujuannya jelas untuk menyerang pemerintahan sah.

Ketika kabar vaksinasi telah dijadikan sebagai berita hoak oleh kalangan yang tentu tidak suka dengan Pemerintah Indonesia, mereka seakan berlomba-lomba menciptakan kekeruhan pada air bening yang mengalir dengan tenang.

Media sosial yang seharusnya untuk menyampaikan kabar baik dan informatif namun tidak dengan orang-orang ini. Hoak disebarkan dengan begitu saja. Tanpa takut sebab akibat dari ulahnya.

Adanya perkembangan pesat tekhnologi melalui internet yang seharus digunakan untuk mengakses informasi valid dan terferivikasi, namun justru digunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk alat penebar kebencian, provokasi serta hoak.

Kabar berita, informasi, pesan penting dan lain sebagainya yang beredar dimedia sosial apa bila berita tersebut sudah direkayasa dengan sedemikian rupa, maka itulah yang dinamakan hoak.

Vaksinasi covid-19 contohnya, kabar ini telah banyak dipelintir dan disalah gunakan bahkan dibuat untuk melawan terhadap pemerintahan yag sah. Seakan sebaik dan sebijak apapun Pemerintah pada masyarakat Indonesia, bagi mereka tidak ada yang baik dan benar.

Hebohnya hoak terkait vaksin sinovac ini telah lalu lalang dimedia sosial. Mereka membuat tipu daya yang sedemikian rupa agar warga atau masyarakat tidak percaya adanya vaksin sinovac yang sudah dipersiapkan oleh pemerintah.

Para pembuat berita hoak tersebut sungguh terlalu. Mereka seperti lebih tahu dari dokter yang sudah membuat vaksin ini dan sudah teruji resepnya. Mereka seakan lebih hapal betul dari isi vaksin yang terkandung didalamnya.

Bahkan pada label kemasanan yang sudah tentu sebagai petunjuk pemakaian pun telah disalah artikan. Mereka mempunyai statement yang ngawur dan tidak masuk akal. Mereka mengatakan bahwa vaksin ini membahayakan keselamatan sipemakai tersebut.

Jelas, tujuan mereka untuk mengacau agar program vaksinasi ini gagal sehingga mereka beramai-ramai menyalahkan pemerintah dan membuat banyak berita hoak. Tentu target utama mereka adalah masyarakat agar tidak mengikuti program vaksinasi yang diberikan oleh pemerintah tersebut. Kadrun memang begitu kerjanya.

Secara jika mengikuti perkembangan vaksinasi ini. Pihak Bio Farma sendiri telah berkali kali untuk tidak dengan mudah mempercayai berita hoak tersebut yang hanya akan menjadi bahaya pada diri sendiri.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline