Lihat ke Halaman Asli

Rudy Wiryadi

Apapun yang terjadi

Mudik Membeludak, Waspada Rawan Bencana dan Berlalu Lintas

Diperbarui: 24 April 2022   18:51

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Mudik. (pikiran-rakyat.com)


Keselamatan dan keamanan saat mudik bukan saja menjadi tugas personel kepolisian lalulintas, Kementerian Perhubungan, Kementerian Kesehatan, dan sebagainya.

Namun BPNB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) juga turut bersumbangsih, dalam hal ini memetakan daerah-daerah mana saja yang berpotensi akan mengalami bencana seperti longsor, banjir, dan sebagainya.

Dengan adanya road map tersebut maka para pemudik akan bisa mengantisipasi dan menghindari daerah-daerah yang rawan bencana itu di jalur mudiknya.

Siapa pula yang ingin tertimpa bencana.

Alih-alih ingin bergembira di kampung halaman berlebaran, terkena bencana ya jadi berantakan, malah kesedihan yang dituai.

"Kami sudah memetakan daerah-daerah mana saja yang berpotensi rawan bencana," kata Suharyanto, Ketua BNPB, Rabu (20/4/2022).

Calon pemudik dapat melihat peta rawan mudik dalam aplikasi yang dibuat BNPB yaitu InaRISK BPNB.

Ya tentunya kenyamanan mudik hingga bisa sampai ke kampung halaman untuk berlebaran bukan saja melulu soal Covid-19 yang harus dijaga dengan menerapkan protokol kesehatan, namun harus menghindari titik-titik rawan bencana.

Selain membuat aplikasi InaRISK BPNB seperti yang sudah disebutkan di atas,  langkah lain yang dilakukan BPNB adalah dengan menempatkan sejumlah tim relawan juga dibantu oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) supaya ready di daerah rawan bencana.

Para pemudik dihimbau untuk memperhatikan kondisi cuaca di wilayah-wilayah yang akan dilalui sepanjang perjalanan mudik.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline