Lihat ke Halaman Asli

Choirul Huda

TERVERIFIKASI

Kompasianer sejak 2010

Catatan dari Launching Buku "Bukan Orang Terkenal"

Diperbarui: 25 Juni 2015   03:11

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

1341716500307446451

[caption id="attachment_186710" align="aligncenter" width="614" caption="Pak Thamrin Dahlan sedang mengisahkan perjalanan dari tulisan menjadi buku (dok. pribadi)"][/caption] JAKARTA – Masih terngiang ucapan dari sang istri tercinta kepada suaminya, mantan polisi (Purn) yang hobi untuk berlama-lama di depan layar komputernya. Saat itu, sang suami yang baru saja pensiun dari jabatannya sebagai Komisaris besar Kepolisian (Kombes) tampak begitu antusias untuk menuliskan catatan hariannya sejak masih menjadi seorang polisi hingga kini dalam memasuki masa pensiun, di sebuah sebuah situs yang disebut sebagai media warga. "Enaknya menulis di Kompasiana itu, semua tulisan kita langsung dapat dibaca semua orang tanpa takut ditolak sama moderator, kecuali bila tulisan itu menyangkut sara dan hal negatif lainnya," ucap sang pensiunan polisi tersebut, yang kian aktif bersilaturahmi di dunia maya bersama kawan-kawan barunya yang kerap disebut sebagai jurnalis warga. Tepat, di hari ulang tahunnya yang ke 60 serta hampir dua tahun sejak bergabung di media warga bernama Kompasiana, sosok bernama lengkap Thamrin Dahlan ini, menerbitkan buku perdana: Bukan Orang Terkenal.

*     *     *

Bertempat di lantai 3 Rumah Sakit Kepolisian Pusat Dokter Sukanto, Jakarta Timur (7/7), sosok kelahiran Jambi itu, mengadakan acara launching buku perdana atau jika dihitung dengan kumpulan ebook, adalah buku ketiganya. Bersama beberapa kawan Kompasianer, saya turut menghadiri acara peluncuran buku Pak Thamrin Dahlan yang juga banyak dihadiri oleh sahabat-sahabat lama beliau dari instansi Kepolisian. Beberapa Kompasianer yang hadir adalah, Om Jay (Wijaya Kusumah), Pak Ajinatha, Mbak Sumarti Saelan, Mbak Ajeng Leodita, Ibu Rokhmah Suryaningsih, Bang Andi Saja, Pak Farid Muadz Basakran, Bang Rob Januar mewakili Admin Kompasiana, BangHazmi Srondol, Ibu Vema Syafei, pasangan Bang Edu Krisnadefa dan Ibu Winda Krisnadefa beserta dua putra-putrinya, dan beberapa Kompasianer lainnya yang tidak sempat saya temui berhubung suasana ramai. Acara launching buku "Bukan Orang Terkenal" berlangsung mulai pukul 10 pagi hingga pukul 13 siang, yang sayangnya tidak sempat saya ikuti hingga akhir, berhubung ada undangan pernikahan seorang Sahabat di Bogor. Dipandu oleh moderator Mbak Riri Wijaya, selain Pak Thamrin sendiri yang mengupas tentang pembuatan bukunya, juga menghadirkan dari Om Jay, seorang Kompasianer yang telah sukses  menerbitkan banyak buku. Selain itu, ada juga pembahasan dari Kombes Pol. Drs Sumirat, Kabag Humas, yang mewakili Badan Narkotika Nasional (BNN) dimana dahulunya Pak Thamrin aktif di bidang penyuluhan dan pencegahan narkoba saat masih bertugas. Om Jay yang menjadi pembicara pertama, membahas tentang peranan seorang warga untuk menjadi jurnalis melalui media sosial seperti Kompasian, hingga akhirnya setelah banyak menghasilkan tulisan, akhirnya dapat dikumpulkan menjadi sebuah buku. Pria bernama asli Wijaya Kususmah ini, mencontohkan sosok dari Pak Thamrin Dahlan, yang disebutnya sebagai salah satu panutan untuk para blogger dan Kompasianer, karena meski sudah berusia 60 tahun tetap semangat menuliskan isi hatinya dan juga aktif kopdaran (Silaturahmi) kepada kawan-kawan di dunia nyata maupun dunia nyata. Kombes Syafrizal, yang merupakan sahabat karib Pak Thamrin Dahlan, lebih banyak membahas beberapa isi tulisan dalam buku "Bukan Orang Terkenal" yang bertema narkoba. Sebagaimana Pak Thamrin sendiri di dalam tulisannya di Kompasiana banyak mengurai dan menjelaskan pentingnya pencegahan narkoba di kalangan remaja melalui media sosial. Pembicara ketiga adalah Pak Thamrin Dahlan sendiri, yang telah mengumpulkan tulisan-tulisannya di Kompasiana hingga berjumlah 600 lebih dan disortir satu persatu untuk dijadikan sebuah buku setebal 282 halaman ini. Selain buku "Bukan Orang Terkenal" pria yang identik dengan motonya, salam-salaman ini, juga telah menerbitkan dua buku lainnya, yang berisi Catatan Harian Seorang Purnawirawan Polisi edisi 1 dan 2. Dalam usianya yang memasuki kepala enam, Pak Thamrin mengaku, selain berkumpul dengan keluarga, dan hobinya main tenis, kegiatan menulis di Kompasiana adalah salah satu ritualnya dalam menjalani hidup bersosialisasi. Sebab, berawal dari tanggal 19 Agustus 2010 lalu hingga 7 Juli 2012, tidak kurang sudah 628 tulisan yang dibuat dan 93 diantaranya telah beliau kumpulkan dalam sebuah buku "Bukan Orang Terkenal" yang editornya adalah salah satu dari Admin Kompasiana.

*     *     *

[caption id="attachment_186711" align="aligncenter" width="614" caption="Lokasi acara, di Rumah Sakit Polri (Sukanto)"]

13417165981267030616

[/caption]

*     *     *

[caption id="attachment_186712" align="aligncenter" width="614" caption="Kombes Pol Dr. Sumirat, perwakilan BIN membedah buku "]

1341716665288571415

[/caption]

*     *     *

[caption id="attachment_186713" align="aligncenter" width="614" caption="Om Jay dan Pak Ajinatha menjelang dimulainya acara"]

13417169041854152453

[/caption]

*     *     *

[caption id="attachment_186714" align="aligncenter" width="614" caption="Tiga buku karya Pak Thamrin Dahlan"]

13417171402116318491

[/caption]
Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline