Lihat ke Halaman Asli

Raudhatul Ilmi

Content Writer & Script Writer

Hakikat Ramadhan yang Sebenarnya

Diperbarui: 1 April 2023   08:52

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Ilustrasi ramadhan/freepick


Ramadhan adalah salah bulan dari 12 bulan yang mendapatkan perhatian khusus karna keutamaan yang ada pada bulan ini.

Jika berbicara terkait bulan ini banyak orang mungkin akan langsung membayangkan tentang dibukanya pintu pintu surga, ditutupnya seluruh pintu neraka bahkan setan setan pun diikat dibulan ini.

Bahkan didalam hadits yang sama juga adanya panggilan bagi para pejuang kebaikan untuk semangat berjuang dan mengambil peluang untuk beramal kebaikan dan juga panggilan bagi pelaku maksiat untuk berhenti. 

Kalau kita ingin melihat lebih dalam maka akan bisa sangat mudah untuk kita simpulkan bahwa sangat besar sekali kasih sayang dari Allah kepada manusia dengan adanya momentum bulan ramadhan ini.

Saya jadi teringat tentang kisah mimpinya muadz bin Jabal yang mana beliau bermimpi bertemu dengan dua orang temannya yang sudah terlebih dahulu meninggal dunia. Sebut saja ia bernama Si A dan Si B.

Pada kenyataannya si A lebih taat beribadah dibandingkan si B. Namun umur Si B satu tahun lebih panjang di bandingkan si A.

Dan dalam mimpi tersebut Muadz melihat si B yang sebenarnya tidak terlalu taat justru masuk surga lebih dulu dibandingkan si A. 

Beliau pun menceritakan mimpinya tersebut kepada para shahabat yang lain sehingga topik ini pun menjadi topik paling heboh pada saat itu sehingga kisah ini sampai juga kepada Rasulullah.

Lalu Rasulullah pun mengatakan sekaligus bertanya "mengapa hal ini membuat kalian heran?". Si A memang lebih taat darpada si B,  namun kan pada kenyataanya si B umurnya lebih panjang dibandingkan si A sehingga Si B pun mendapatkan satu kali tambahan bulan Ramadhan yang tidak didaptkan oleh Si A tadi.

Bisa jadi si B bukan hanya mendapatkan bulan Ramadhan tapi juga mendapatkan keutamaan dari  malam Lailatul qadr yang satu malamnya saja jika kita pakai untuk beribadah jauh lebih baik daripada seribu bulan sehingga wajar saja si B bisa masuk surga lebih dulu bila dibandingkan dengan si A. 

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline