Lihat ke Halaman Asli

Merangkul Irrelevance di Tengah Obsesi Dunia Web untuk Meningkatkan Relevansi

Diperbarui: 26 Juni 2015   18:18

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Halo kompasianer, ini tulisan pertama saya. Salam kenal :)

Apakah kamu menyadarinya?


Kehadiran web 2.0 menciptakan ledakan data di dunia internet. Tidak hanya orang-orang dengan otoritas tertentu yang bisa mempublikasikan sesuatu; Semua orang bisa mengutarakan isi pikiran mereka, ide mereka, hasil karya mereka, tulisan mereka di internet. Yes, kompasiana adalah platform web 2.0.

Pendidikan* pun berubah menjadi sesuatu yang murah dan mudah didapat melalui internet. Tanya diri kamu sendiri, tanya teman kamu, apakah mereka pernah belajar melalui internet? Saya yakin pernah.

* non-formal

Krisis!


Ledakan tersebut tidak stop dan berjalan di tempat; malah sebaliknya. Efek ledakan data berkembang pesat secara exponensial.

Karena hal itu kita sempat berada di status krisis........... kebanyakan informasi!

Kita memerlukan pahlawan; Pahlawan yang bisa mensortir semua data ini.

Untungnya, banyak yang mencalonkan diri. Pahlawan palsu dibuang dan pahlawan sejati dipuji-puji. Semua pahlawan sejati memiliki kriteria khusus: bisa memberikan relevansi.

Semakin bertambah umur,


dunia web menjadi semakin hebat dalam menemukan cara untuk menciptakan relevansi. Ada begitu banyak hal dan data yang ada di dunia internet. Apakah semuanya ada hubungannya dengan kita? Tidak. Kita hanya mau sebagian kecil dari data-data yang ada di internet. Mengapa? Karena memang hanya hal-hal tersebut yang menarik untuk kita. Mengapa menarik? Karena hal tersebut relevan dengan kita.

Ambil contoh search engine


Fungsi utama dari search engine adalah sebagai filter yang membantu menyaring begitu banyak data yang ada di dunia internet. Bayangkan berapa lama waktu yang kamu perlukan untuk menemukan informasi yang kamu cari tanpa search engine. Seharian? Seminggu? Mungkin kamu bahkan tidak akan pernah tahu di mana informasi yang kamu cari-cari tersebut berada.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline