Lihat ke Halaman Asli

Naftalia Kusumawardhani

TERVERIFIKASI

Psikolog Klinis (Remaja dan Dewasa)

Telinga Sering Berdenging? Hati-hati Pertanda Tinnitus

Diperbarui: 22 Maret 2022   00:11

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Ilustrasi tinnitus, telinga berdengung, telinga berdering, sakit telinga.(SHUTTERSTOCK/Orawan Pattarawimonchai)

Mahasiswa tinggi besar dan berkulit gelap memasuki ruang konseling didampingi keluarganya. Setelah saya tanya keluhannya, klien bernama ABC itu langsung berkata lugas, "Telingaku bising banget. Kayak ada suara mesin di dalamnya". Ibunya menambahkan kalau keluhan itu sudah lama berlangsung. 

Menurut ABC, di dalam telinganya terus menerus berbunyi. Seperti bunyi nging..nging.. dan tidak bisa dihentikan. Tidak ada suara lain. Tidak ada suara-suara orang, tidak ada suara obrolan orang, hanya seperti mesin berdenging.

ABC menambahkan kalau dia tidak bisa konsentrasi belajar, sakit kepala dan tidak bisa tidur nyenyak menyebabkan semua aktivitasnya terganggu. 

Keluarga lainnya ikut menimpali bahwa ABC sering marah akhir-akhir ini. Ibunya mengakui kalau sebelumnya, ia membawa anaknya ke psikolog, mereka sudah berusaha "mengobati" anaknya ke 'orang pintar'. Menurut 'orang pintar' itu, anaknya diikuti jin. Mereka diminta untuk lakukan ritual tertentu.

"Jinnya yang ngikutin itu sapa namanya, Bu?", tanya saya sambil senyum lebar. Ibunya ABC tertawa dan berkata, "Nggak ada namanya, Bu.. hahaha..", Si ABC hanya nyengir.

Saya menatap ke ABC dan tanya langsung, "Berapa lama Mas ABC pakai headset?"

Sebelum dia menjawab, keluarganya menimpali dengan kompak, "Tiap hariiii..."

Rupanya kebiasaan itu menjengkelkan bagi anggota keluarganya karena dia menjadi kurang peduli pada mereka.

Ternyata memang ABC punya kebiasaan menggunakan headset seharian penuh, hanya dilepas ketika mandi dan tidur. Bahkan di kamar mandi pun ia masih pakai headset.

Kebiasaan ini sudah berlangsung lama, kurang lebih 1 tahunan. Setelah wawancara klinis selesai dalam waktu singkat, saya rujuk klien ke THT. 

Keluhan klien adalah keluhan fisik dan harus diprioritaskan untuk pengobatannya dulu. Konseling terhadap permasalahan psikologis merupakan agenda sesi berikutnya.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline