Lihat ke Halaman Asli

M. Hafid

Freelancer writer

Tradisi Lama Liga Sepak Bola Indonesia Harus Diganti

Diperbarui: 10 Desember 2022   15:12

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Ilustrasi sepak bola Indonesia. Foto: istimewa

Liga sepak bola Indonesia masih memiliki arah yang buram untuk menuju titik kemajuan, liga Indonesia seakan terus mengalami kemunduran di saat sepak bola negara lain berjalan ke arah kemajuan. Fenomena ini harus menjadi perhatian serius oleh para petinggi persepakbolaan Indonesia dalam hal ini PSSI.

Kemunduran sepak bola Indonesia yang salah satu indikatornya adalah pelaksanaan liga yang tidak bermutu harus segera dientaskan dengan cara membuang tradisi lama yang ada dalam setiap pengelolaan liga Indonesia. Dalam artian, liga di Indonesia harus dilakukan revolusi secara total.

Pengelolaan liga di Indonesia akan menghasilkan liga dan pemain yang baik dan kompetitif, sementara pengelolaan liga yang buruk memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keberlangsungan dan kemajuan sepak bola Indonesia.

Artinya, pengelolaan harus dilakukan dengan cara yang bersih dari kepentingan pribadi dan kelompok tertentu. Pengelolaan harus dilakukan secara profesional dan transparan. Tidak boleh lagi ada mafia sepak bola, wasit-wasit kontroversial, dan hal buruk lainnya.

Dengan pengelolaan liga di Indonesia saat ini apakah sudah menorehkan berbagai prestasi baik di tingkat Asia atau dunia? Kita dengan sangat mudah dapat menjawab pertanyaan itu, bahwa sejauh ini sepak bola Indonesia nihil prestasi.

Itulah dampak nyata dari sistem atau tradisi lama liga di Indonesia yang seakan-akan berprinsip "yang penting ada liga" Tapi tidak ada orientasi ke arah kemajuan. Revolusi liga harus segera dilakukan sedini mungkin oleh pihak yang memiliki otoritas.

Apa Langkah PSSI?

Revolusi liga di Indonesia ini harus dilakukan secepatnya tapi harus dipersiapkan secara matang, dalam hal ini PSSI harus memiliki sens of crisis dalam melihat liga di Indonesia. Hal yang perlu dilakukan oleh PSSI ini adalah mencari akar masalah dari kemandekan sepak bola baik dalam pelaksanaan liga atau pihak-pihak di tubuh PSSI yang tidak kompeten.

Kedua hal itu memang memiliki interkoniksi sehingga jika hanya liganya yang dilakukan revolusi sementara pihak-pihak tersebut masih menggurita di PSSI maka dapat dipastikan sepak bola Indonesia masih berkubang di tempat yang sama.

Dengan demikian, PSSI harus juga melakukan revolusi dari dalam, termasuk para pemimpin dan pihak terkait yang tidak berorientasi pada kemajuan sepak bola Indonesia. PSSI seharusnya menjadi pelaku utama kesuksesan sepak bola Indonesia, bukan lantas PSSI tergerogoti oleh parasit yang tidak memiliki sens of football.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline