Lihat ke Halaman Asli

irvan sjafari

TERVERIFIKASI

penjelajah

Prey, Prekuel Predator Berwajah Feminis

Diperbarui: 24 September 2022   21:03

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Film "Prey" (2021). Sumber: 20th Century Studios via Kompas.com

"Sampai di sini saja perjalananmu. Selesai! Begitu saya katakan kepada singa yang akan saya bunuh!" ucap Taabe (Dakota Beavers) kepada adiknya Naru (Amber Mithunder) pada suatu hari September 1719. Mereka adalah warga Suku Comanhe yang mendiami kawan utara Great Plain Amerika.

Suatu percakapan kunci dalam film Prey garapan Dan Tachtenberg, prekuel film Predator (1987) yang dibintangi Arnold Schwarzenegger. Film laga melawan mahluk asing nan sakti ini kemudian menjadi film waralaba dan Prey adalah yang ke lima.

Prey dibuka dengan rutinitas Naru sebagai peramu,  mencari bahan obat-obatan ditemani anjingnya bernama Sarii.  Namun bukan itu keinginan terbesar Naru. Di sela-sela pekerjaannya, diam-diam melatih melempar kapak dan dia ingin menjadi pemburu seperti kakaknya. 

Sayangnya Naru kerap  diremehkan.  Dalam sebuah adegan ketika dia  akan memanah elang merah, kakaknya dengan santai memanahnya lebih dulu. Burung itu jatuh. Naru kecewa.

Suatu ketika Naru ditemani anjingnya bernama Sarii melihat rusa dan bersiap membidikan kapaknya. Namun rusa itu lari karena mendengar sebuah suara gemuruh.  Naru dan Sarii tetap mengejarnya, sayangnya anjingnya kakinya kena perangkap. 

Suara gemuruh merupakan suara pesawat yang menurunkan satu sosok mahluk asing yang disebut sebagai predator yang ingin berburu di planet mana pun yang mereka suka.  Predator ini suka memenggal kepala buruannya untuk koleksinya.

Mengapa kamu ingin jadi pemburu? Tanya ibunya. Karena kalian pikir aku tidak bisa.

Suatu ketika salah seorang pemburu bernama Puhi diduga dilarikan seekor singa. Para pemuda mencarinya. Naru nekat ikut bahkan nyaris terpanah karena mengendap.   Para pemburu yang semua laki-laki meremehkannya, Naru diejek sebagai koki. Tetapi kakaknya masih apresiasi Naru pandai mencari jejak.  

Dalam pencarian Puhi, Naru menemukan  hal-hal yang tidak lazim. Seperti bangkai ular yang dikelupas kulitnya,  Puhi ditemukan, Naru mencurigai bahwa bukan soal singa, tetapi ada sesuatu yang membuat singa itu lari.  Sayangnya kakaknya maupun pemburu lain tidak ada yang percaya.

Taabe pada Naru bilang pada singa itu sampai di sini saja perburuanmu. Kalimat kunci yang dikatakan Naru ketika membunuh predator.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline