Lihat ke Halaman Asli

Intan LarasatiAsriyana

Be good, do good

Mengulik Kopi Tembakau Temanggung hingga Jumat sebagai Hari Kopi

Diperbarui: 27 September 2019   10:16

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Arabika dengan Background Gunung Sumbing (Sumber Dokumentasi: dhyancoffee.farm)

Siapa yang tidak mengenal kopi? Rasanya belakangan ini banyak warung yang menjamur menjadi warung kekinian (kafe) yang menyajikan produk dari berbagai macam kopi yang diracik oleh Barista.

Temanggung merupakan salah satu Kabupaten di Jawa Tengah yang memiliki pesona alam tidak kalah dari kota-kota besar lainnya. Posong merupakan salah satu objek wisata Temanggung yang menyajikan pemandangan alam. 

Posong sendiri terletak pada ketinggian 1700 m dpl. Jadi, dari Posong kita dapat melihat pemandangan dua gunung yaitu Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing. Selain itu, juga disajikan hamparan lahan tembakau yang menjadi take line Kabupaten Temanggung.

Posong dengan Hamparan Tembakau Temanggung (dokpri)

Kopi dan Tembakau Indonesia

Kopi merupakan tanaman perkebunan yang memiliki nilai ekonomi cukup tinggi sebagai sumber devisa negara. Berdasarkan UN (United Nations) Comtrade Database pada tahun 2019, Indonesia sendiri menempati peringkat ke empat sebagai produsen dan eksportir dunia. Di mana Negara Brazil menempati peringkat pertama sebagai negara pengekspor tertinggi. 

Dilansir dari Kementrian Pertanian (2019), kopi Indonesia merupakan salah satu komoditas primadona di Mesir. Selama tahun 2018, Indonesia mengekspor kopi ke Mesir mencapai 29,3 ribu ton dengan nilai USD 56,96 juta. Pasar kopi Indonesia di Mesir pun mencapai 70%.

Tembakau merupakan tanaman yang memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi juga. Berdasarkan Indonesia Tobacco Atlas Edisi 2013 yang dilansir dari FAOSTAT (Food Agriculture and Organization Statistics) tahun 2012, Indonesia menempati urutan ke enam setelah China, Brazil, India, Amerika Serikat dan Malawi untuk memprodusi tembakau tertinggi.

Kopi Temanggung Berbeda dengan yang Lain, Apa yang Membuat Berbeda?

Di samping Temanggung dikenal sebagai "Kota Tembakau", Temanggung juga memiliki komoditas yang saat ini mulai digadang-gadang oleh pemerintah yaitu tanaman kopi. 

Kopi termasuk ke dalam famili rubiaceae. Terdapat 2 jenis kopi yang dibudidayakan di Temanggung yaitu kopi arabika (Coffea arabica) dapat tumbuh di dataran tinggi (ketinggian 1000-1750 m dpl) dan kopi robusta (Coffea robusta) dapat tumbuh di dataran rendah (ketinggian 400-700 m dpl). 

Dari data Badan Pusat Statistik (2017), Kabupaten Temanggung berpotensi memproduksi tembakau, kopi robusta dan arabika karena Temanggung berada pada ketinggian tempat 400-3000 m dpl. Banyak masyarakat Temanggung yang bermata pencaharian sebagai petani kopi. Kopi Temanggung pun tidak hanya robusta, tetapi juga ada kopi arabika. 

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline