Lihat ke Halaman Asli

Ini Pentingnya Mengenali Ciri Khas Anak-anak

Diperbarui: 3 November 2020   13:27

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

pixabay.com

Manusia tumbuh dimulai dari bayi kemudian menjadi dewasa hingga menua. Selama proses bertumbuh itu kita melewati satu fase anak-anak. Menjadi anak-anak harus kita lalui sebelum pada akhirnya kita dapat mengatakan bahwa kita adalah orang dewasa yang punya pembeda dengan golongan anak-anak.

Ungkapan lain dari anak-anak adalah anak kecil, yang punya golongan usia berbeda dari orang dewasa. Ciri khasnya pun berbeda dan kita perlu lebih mengenalnya dengan baik. Apa pentingnya? Setidaknya, ini menurut saya.

1. Agar bisa mendidik anak dengan baik

Beragam ciri khas anak-anak, seperti berikut ini: 1. Makan masih disuapin, 2. Tidur masih dikelonin, 3. Ingin tahu sebuah cerita maka masih didongengin, 4. 

Kalau rewel harus didiemin dengan permen atau barang kesukaan; dan seterusnya. Ciri khas yang saya sampaikan tersebut tentu saja menurut pendapat saya, dan banyak ciri khas lain yang bisa disebutkan.

Pakar pendidikan anak atau pemerhati anak usia dini tentu sepakat bahwa untuk dapat mendidik anak dengan baik maka orang tua harus mengenali ciri khas anak; terutama ciri khas anaknya sendiri. Saya, misalnya, harus mengenal lebih dekat ciri khas anak saya jika saya ingin mendidik mereka dengan lebih tepat dan efektif.

2. Agar bisa mengembangkan potensinya dengan lebih tepat

Ada anak yang suka menyanyi, ada juga yang suka menggambar. Ada yang suka ngomong tanpa henti, ada juga anak yang pendiam. Ciri khas tersebut perlu diketahui orang tua jika ingin dapat mengembangkan potensi anak dengan lebih tepat.

Anak saya suka ngedance dan ikut dalam komunitas tari generasi milenial. Anak saya satunya lagi, pendiam, suka belajar mandiri, dan mengembangkan kemampuannya dalam ilmu-ilmu pasti. Potensi yang berbeda ini saya kenali dan jadikan bahan penting untuk mendidik mereka, sekarang dan nanti. 

Tanpa tahu potensi anak maka saya tidak akan mungkin bisa mengarahkan proses studi maupun pengembangan bakat serta kemampuannya secara baik dan efektif.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline