Lihat ke Halaman Asli

Hera Veronica Suherman

Pengamen Jalanan

Di Bawah Pohon Aksara Berjatuhan

Diperbarui: 14 Februari 2023   06:02

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Source : Redbubble.com

Di Bawah Pohon Aksara Berjatuhan

Di ruang terbuka
di bawah pohon rindang
takada ruang kelas berdinding
terpajang figura Presiden dan Wakilnya

Hanya lantai tanah
ditumbuhi rumput dan ilalang
serta beberapa ekor semut rangrang
sesekali menggigit kaki-kaki nan telanjang

Lalu ke mana sepatu
alas kaki jadi barang mewah
lindungi tapak kaki polos sepolos
jiwa-jiwa tak ditunggangi beragam ingin

Takada lantai ubin kotak
bersih berkilap sebab seban hari
disapu penjaga sekolah nan merawat
kebersihan di setiap ruang-ruang kelas

Yang ada hanya
embus angin membawa
remah-remah debu kemudian rebah
di atas beberapa pasang meja kursi kayu

Sang Guru dan Muridnya
semua tampak serba sahaja
menggelar sekolah di alam terbuka
mentransfer nutrisi di ruas-ruas kepala

Aksara-aksara berjatuhan
layaknya buah sudah matang
di dahan pohon teramat rindang
dipungut dan dikupas dengan sebilah

Pisau nalar mengoyak
selaput buta aksara hingga
melek baca, tulis serta berhitung
mencabik kain bernama ketidaktahuan

Aksara-aksara dieja
kendati lidah terbata-bata
mengurai kata menguntai kalimat
melumat dan menelan bilir-bulir aksara

Hingga kenyang baca
ruang pikir tak lagi gelap gulita
yang ada terang benderang seputih
kapur tulis menggores papan tulis hitam

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline