Lihat ke Halaman Asli

AKIHensa

TERVERIFIKASI

Pensiunan dan sejak 4 Mei 2012 menjadi Kompasianer

Manchester City dan Tottenham Bertemu Kembali di Etihad Stadium

Diperbarui: 20 April 2019   00:00

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Aguero dan Sterling (Foto Skysports.com) 

Hanya berselang dua hari Manchester City dan Tottenham bertemu sekali lagi di Etihad Stadium Sabtu (20/4/19) pukul 18.30 WIB dalam lanjutan Premier League pekan ke-34. Pada April ini mereka bertemu 3 kali yaitu dua leg diajang Liga Champions dan satu laga diajang Liga Primer. Setelah pertemuan Liga Champions mereka yang berakhir tragis bagi City karena kalah agregat gol tandang dari Spurs maka kali ini City bertekad untuk meraih kemenangan untuk mengambil alih posisi puncak dari Liverpool dalam klasemen Premier League.

Menurut Premierleague.com (19/4/19), Manchester City yang berada di urutan kedua dengan 83 poin, menargetkan kemenangan ke-10 berturut-turut di Liga Primer agar mereka bisa menyalip Liverpool yang saat ini masih memimpin dengan 85 poin. Hanya kemenangan City sehingga membuat mereka mengumpulkan 86 poin dan kembali ke puncak klasemen.

Sementara itu Tottenham Hotspur yang berada di posisi ketiga juga bertekad untuk meraih kemenangan ketiga mereka dalam kompetisi Liga Primer ini untuk menjamin tetap berada di empat besar. Kemenangan atas City di laga ke-34 ini membuat mereka kokoh dengan 70 poin diposisi ketiga. Hal ini sangat penting bagi Spurs sebagai upaya meraih tiket Liga Champions musim depan.

Pada perebutan 4 besar ini, Spurs mendapat saingan dari 3 klub lainnya yaitu Arsenal, Chelsea dan Manchester United. Namun saat ini Spurs masih aman diposisi ketiga dengan selisih hanya satu poin dari Arsenal dan Chelsea masing diposisi ke-4 dan ke-5. Kendati demikian mereka masih terancam dilewati Chelsea dan Arsenal bahkan Manchester United yang hanya berselisih 3 poin.

Dari catatan Premierleague.com (19/4/19), Manchester City telah memenangkan tiga pertandingan terakhir melawan Spurs. Untuk itu City akan berusaha menyamai kompetisi terbaiknya dengan empat kemenangan beruntun melawan Klub dari London Utara itu. Target menang ini sangat wajar selain sebagai pelampiasan rasa kecewa mereka karena gagal lolos ke semi final Liga Champions namun juga mengejar puncak klasemen Premier League.

Namun mereka tetap harus waspada karena Spurs pun memiliki keinginan  menjadi tim pertama sejak Liverpool pada 2008/09 yang menang di Liga Primer melawan kedua klub Manchester di kompetisi musim yang sama. Hanya saja klub asuhan Pochettino ini menghadapi kendala cedera pemain salah satunya adalah mesin gol mereka, Harry Kane. Dengan kondisi begini Tottenham harus pandai merotasi pemain kemudian memastikan mereka mengalahkan Brighton pada laga berikutnya. Mereka harus mulai memprioritaskan laga demi laga.

Mungkin menarik disimak sebuah pendapat dari Pakar Sepakbola yang juga legenda Arsenal yaitu Paul Merson. Kepada Skysports.com (19/4/19) Merson berkata:"Saya tidak bisa melihat selain kemenangan City. Hal ini karena Spurs tidak memiliki skuad terbesar. Saya pikir kedua tim mengubah segalanya namun masih menghasilkan kemenangan untuk City. Ini bukan masalah balas dendam. Ini aneh karena jika Anda bertanya kepada mereka minggu lalu City lebih suka memenangkan Liga Champions. Sekarang bisa sebaliknya."

Bahkan Merson memprediksi City akan memenangkan laga ini dengan skor 3-0. Tentu saja prediksi yang mencengangkan walaupun sebenarnya masih cukup wajar karena dua hari lalu dalam ajang Liga Champions, City juga menang.




BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline