Lihat ke Halaman Asli

Raja dan Pangeran Ketiga

Diperbarui: 22 Februari 2022   13:45

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Novel. Sumber ilustrasi: PEXELS/Fotografierende

Alkisah pada zaman dahulu kala, ada seorang raja tua menderita sakit parah, melihat itu, ketiga puteranya sangat cemas.

Tabib istana mengatakan, "Hanya dengan meminum sumber air kehidupan, baru bisa menyembuhkan penyakit raja".

Lalu di manakah sumber air kehidupan itu? Ketiga putera raja sama-sama keras berpikir.

Pangeran pertama merenung, jika ingin menjadi pewaris tahta raja, maka aku harus mendapatkan sumber air ini dan menyembuhkan penyakit ayahanda.

Lalu, ia memohon pada raja,"Ayahanda, izinkanlah aku mencari sumber air kehidupan!"

Setelah merenung sesaat, raja akhirnya menyetujui permintaan pangeran Pangeran menunggang kuda tercepat, meninggalkan istana. Ia berjalan dan terus berjalan bersama kudanya. Hingga pada suatu hari, pangeran bertemu dengan sesosok manusia kerdil, "Pangeran, kau begitu tergesa-gesa, kau hendak pergi kemana?"

Manusia kerdil itu bertanya sambil mendongakkan kepalanya. Melihat manusia kerdil itu, dengan angkuhnya pangeran berkata, "Aku hendak pergi kemana, apa ada urusannya denganmu?"

Namun akibatnya Pangeran tersesat begitu masuk ke hutan, berdiri di tengah jalan, ia menjadi bingung, tidak tahu harus ke arah mana baiknya.

Sementara itu di istana keadaan penyakit raja bertambah parah, tapi pangeran pertama masih belum juga kembali ke istana. Kemudian raja menyuruh pangeran ke dua mencari sumber air kehidupan menyusul kakaknya.

Begitu juga dengan pangeran ke dua di tengah perjalanan ia bertemu dengan manusia kerdil itu lagi, "Pangeran kedua kau begitu terburu-buru, mau kemana?"

Pangeran kedua memandang hina, pikirnya, manusia kerdil tak tahu apa-apa.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline