Lihat ke Halaman Asli

NewK Oewien

Sapa-sapa Maya

Kisah K dan Istrinya

Diperbarui: 12 Maret 2018   04:30

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Foto: Cosmopolitan.com (12/03/2018)

"Kau tau, belakangan ini setiap malam Ju'mat selalu hujan," bukaku suatu hari menjelang senja.

"Saya tau, kita kan hanya terpisah kiloan meter."

"Senja ini indah ya? Tidak seperti malam Jum'at sebelumnya."

"Iya. Indah," putusmu tersenyum. Samar, memar. Memaksakan diri ria. Kuakui usahamu.

"Ini malam Jum'at pertama kita bersama, adakah kisruh di hatimu?"

Kau menatapku, tajam, meminta penjelasan lanjut.

"Sudah. Lupakan," tutupku sepihak. Aku tak mau cideramu bertambah.

Lima hari yang lalu kau meminta kepastian janjiku. Aku memikirkan panjang lebar atas tindakanmu. Mungkin saja kita akan bahagia. Tapi, bagaimana orang tuamu, orang tuaku?

"Aku bosan di keluarga ini. Cepat datang. Bawa aku," pintamu muak.

Aku menggeleng, keheranan. Setelah semua yang dilakukan keluargamu---yang perempuan lain belum tentu dapat. Lantas secepat itu kau mengutuk. Apa yang salah D?

"Bukan aku tak mau. Nanti keluargamu murka."

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline