Lihat ke Halaman Asli

Jangan Umbar Kemesraan di Media Sosial

Diperbarui: 5 Februari 2021   14:44

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Sumber : hikmahdanhikmah.com

Maaf bukan berarti saya tidak pernah posting apapun tentang keluarga saya. Tapi sekedar sesekali posting tentang keluarga kita, itupun tidak sampai berkali-kali yang hanya menimbulkan hal buruk bagi kita. Bisa saja orang yang melihat dari postingan kita, ada yang menanggapi dengan segala keiriannya ataukah pujian kita tidak tahu kan?

Bayangkan banyak mata memandang dari foto postingan kita . Berikut perihal yang perlu diperhatikan menurut dari sefahaman dan pengalaman saya (saya yang sudah 3 tahun menjalani pernikahan dan dikarunia 1 anak) : 

Apa tujuan kita menikah ? 

Ya, pastinya menikah bukan sekedar  maaf kawin dan punya anak. Masa pacaran bukan faktor utama yang harus diutamakan untuk bisa saling kenal pasangan satu sama lain . Dalam pacaran hanya ada baik ,baik dan positif pasangan itu di matamu . Secara mana ada pacaran ada pasangan yang blak-blakan tentang kejelekan masing-masing.

Segala ungkapan sayang , cinta selama pacaran baik berupa ucapan , pemberian barang , mengajak main, mengajak jalan-jalan dan kemanapun berdua . Semua hanya keuwuan sementara dan bisa jadi akan sirna setelah kita menikah . Menikah itu tujuan utamanya ibadah .

Dalam agama Islam sendiri , Dalam salah satu ayat Alquran, Allah berfirman bahwa segala sesuatu diciptakan berpasang-pasangan. "Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh Bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui," bunyi Surah Ya Sin Ayat 36. 

Masih banyak yang harus difahami tentang menikah . Dan sebisa mungkin , menikahlah dengan setia dengan pasangan untuk seumur hidup . Menikah itu bukan ajang pamer , bukan ajang saling mencela satu sama lain tentang pasangan kita . Menikah itu bukan untuk ajang tidak saling terima akan kekurangan masing-masing pasangan , tapi cintailah pasanganmu secara sempurna itu kuncinya. 

Jangan mencintai orang lebih dari sang kholik 

What ? Benar , kita mencintai seseorang atau dengan siapapun kadarnya pun harus tidak melebihi kepada siapa kita diciptakan . Betul , kepada Alloh SWT , Dialah yang sangat pantas mendapat cinta dari kita 100% . Dialah sang Pemilik hati ini dan Maha Menyayangi setiap hamba-Nya . 

Cinta itu timbul awal karena fisik , tapi setelah adanya cinta pasti akan ada rindu dan ingin memiliki . Ingat , hal ini bisa jadi ada atau tidak ketika kita menikah . Menikah itu jalan ibadah kita karena Alloh SWT.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline