Lihat ke Halaman Asli

Dwi Klarasari

TERVERIFIKASI

Write from the heart, edit from the head ~ Stuart Aken

Lagu Karya Bung Karno dan Ki Nartosabdo Ini Sampaikan Pesan Penting

Diperbarui: 24 Agustus 2021   17:03

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Ki Nartosabdo. Foto: Kompas.com

"Ciptakan lagu atau menyanyilah untuk menyampaikan pesan atau aspirasimu." ~ dwiklara

Setelah cukup lama absen bermedsos, kemarin saya menyempatkan diri berselancar di linimasa Instagram. Tetiba saya terpana dengan akun @mustikoworo yang melantunkan lagu berbahasa Jawa. Ia nembang dengan logat Jawa yang kental, luwes, dan sangat memesona.

Selidik punya selidik ternyata gadis berparas ayu tersebut adalah Woro Mustiko, salah satu kontestan Indonesian Idol 2021. Sebelum mengikuti ajang tersebut ia sudah populer sebagai penari sekaligus penyanyi keroncong di Solo, Jawa Tengah.

Ah, pantas saja luwes sekali mahasiswi ISI Surakarta ini melantunkan tembang Jawa! Saking terpesona saya sampai terinspirasi untuk mengulik makna tembang yang dilantunkannya, yang sejatinya memang sangat istimewa.  

Ya, tembang Lancaran 45 tersebut merupakan karya kolaborasi dua tokoh termasyhur negeri ini. Mereka adalah Bung Karno (1901-1970), Proklamator sekaligus Presiden I RI yang dikenal sangat mencintai seni dan Ki Nartosabdo (1925-1985), seorang seniman musik dan tokoh pedalangan legendaris dari Jawa Tengah.

Bagi sebagian masyarakat Jawa mungkin Lancaran 45 cukup familier. Tembang ini menggaungkan hari kemerdekaan Indonesia serta ajakan untuk bergotong royong membangun negeri. Sebagaimana Hari Merdeka karya H. Mutahar dan lagu-lagu pengobar semangat kebangsaan lain, tembang ini pun mestinya jadi lagu wajib setiap Agustus-an.

Bung Karno dan Ki Nartosabdo (Sumber: kompaspedia.kompas.id dan p2k.um-surabaya.ac.id

Yuk, simak liriknya!

Galo kae genderane kumlebat angawe-awe
Abang Putih Sang Dwiwarna iku lambang sejatine
Negara kita wus merdika, kang adhedhasar Pancasila
Dumadi kalaning tanggal pitulas Agustus sasine
Nuju tahun sewu sangangatus patang puluh lima

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline