Lihat ke Halaman Asli

Kunci Mobil Immobilizer Anda Hilang?

Diperbarui: 26 September 2017   16:23

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Kunci Immobilizer adalah sebuah fitur  yang terintegrasi dengan immobilizer dan ECU pada Mobil, dan sampai saat  ini teknologi ini di tengarai sebagai sistem yang paling aman dari  tindak pencurian kendaraan. Setidaknya untuk di Indonesia. Karena itu,  aplikasi sistem kunci immobilizer ini mulai banyak diaplikasikan ke  mobil-mobil kelas menengah , yang notabene paling banyak jadi incaran  tindak kejahatan pencurian.

Sistem Kunci Immobilizer sendiri dari 3 pengaman, pertama dari gerigi besi kuncinya, alarm dan  modul immobilizer-nya, kunci model ini terintegrasi pula dengan ECU  mobil.

Sistem Kunci Immobilizer menggunakan  sepasang chip komputer yang terletak pada kunci, yang mensinkronisasikan  kode-kode password ke ECU mobil, via sensor transponder yang ada di  sekitar selonsong (lubang kunci), untuk selanjutnya menyalakan mesin  mobil.

Ahli kunci mobil immobilizer

Artinya, mobil hanya dapat dihidupkan,  apabila kode elektronik pada chip dalam kunci mobil cocok dengan kode  elektronik dalam ECU mobil. Kalo tidak sama kodenya, ECU tidak akan  menarik bensin untuk menjadikan mesin menyala .

Namun meskipun terbilang aman, tapi ada  saja permasalahan krusial yang akan dihadapi pemilik kunci immobilizer,  terutama jika immobilizer keys tersebut hilang dan tak ada duplikatnya.  Mau tidak mau harus ganti semua hardware yang berhubungan dengan sistem  kunci itu.

Sebagai gambaran, selain mengganti dengan anak kunci dan selongsong  kunci di kolom setir, pemilik mobil juga harus mengganti ECU mobil  dengan yang baru. Fungsinya agar semua sistem bisa di-reprogram, dan  kunci yang lama sudah tak bisa lagi digunakan ke mobil bersangkutan.

Kalo di Dealer resmi mobil tersebut,  untuk melakukan pergantian , paling tidak harus keluar biaya sekitar Rp  15-20 jutaan tergantung mobilnya.
Namun tidak usah khawatir! Sebab problematika krusial itu kini bisa diselesaikan dengan jalan yang lebih mudah dan murah.

Cukup modifikasi  selongsong-selongsongnya (di kolom kemudi dan pintu, Red) lalu bikin  kunci baru,sambil menambahkan hal ini juga mensyaratkan reprogram untuk  sistem di ECU karena chip kunci immobilizer-nya baru, dan bisa  dikerjakan dalam waktu yang singkat. Untuk proses pengerjaan seperti ini  harga pasaran di rentang Rp 1-2 juta tergantung mobil.

Selain itu, kami juga menyarankan pembuatan kunci immobilizer cadangan untuk yang tak ada cadanganya. Untuk yang ini, prosesnya lebih  mudah karena hanya menyamakan data yang ada di kunci ke ECU. Tapi  sedikit catatan,pembuatan kunci cadangan ini mesti disyaratkan  menyertakan BPKB dan STNK, untuk menghindari kesalahpahaman. Dan rentang  harganya Rp 1,3 sampai 3 jutaan tergantung jenis mobil.

Lantas karena kunci immobilizer biasanya  terdapat casing yang berfungsi untuk menempatkan chip dan alarm, maka  akan rentang pecah jika jatuh atau tertindih. Untuk masalah seperti ini,  silakan mengganti casing-nya saja dengan menyiapkan dana Rp 450 ribu.

www.duniakunci.com




BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline